Bintan Jadi Pilot Project Pemberdayaan Nelayan Pesisir dan Pulau Terluar BNPP RI

- Publisher

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Bintan bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) menggelar kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT), Rabu (21/05) di Aula Bandar Seri Bentan. Foto: INIKEPRI.COM

Pemerintah Kabupaten Bintan bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) menggelar kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT), Rabu (21/05) di Aula Bandar Seri Bentan. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Bintan bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) menggelar kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT), Rabu (21/05) di Aula Bandar Seri Bentan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui edukasi, penguatan kapasitas dan pemahaman batas wilayah laut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Bintan sebagai pilot project. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk mendukung penuh upaya pemberdayaan masyarakat nelayan yang berkelanjutan dan berbasis regulasi.

“Beberapa kasus menunjukkan bahwa sebagian nelayan Bintan karena keterbatasan informasi dan tekanan ekonomi terpaksa melaut hingga ke wilayah perairan negara tetangga. Hal ini perlu menjadi perhatian dan dukungan  bersama dengan memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah, aparat penegak hukum, TNI dan instansi terkait khususnya dalam pengelolaan dan pengawasan batas wilayah negara baik laut maupun udara” paparnya.

BACA JUGA:  BNPP RI Gelar Rakor Fasilitasi Sarpras PPKT Kepri, Perhatian Terhadap Wilayah Perbatasan Kompleks

Rangkaian kegiatan Kunker BNPP RI berlangsung selama tiga hari, meliputi koordinasi kunjungan kerja, edukasi di Desa Berakit bersama narasumber dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Polairud dan Bakamla terkait batas laut dan pengawasan wilayah perairan, serta kunjungan ke Pulau Malang Berdaun dan Pulau Berakit yang termasuk dalam PPKT.

BACA JUGA:  Pemkab Bintan Buka Beasiswa Dokter Spesialis 2026, Siapkan Dana Rp200 Juta per Tahun

Melalui program tersebut juga diharapkan masyarakat nelayan di wilayah PPKT khususnya di Bintan, dapat memahami pentingnya batas wilayah laut sebagai bagian dari kedaulatan negara. Dengan edukasi dan pelatihan yang diberikan, para nelayan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan sumber daya laut, mematuhi regulasi yang berlaku serta menerapkan teknologi tangkap yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI Nurdin, dalam kesempatan tersebut  menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bintan atas sinergi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) ini. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen BNPP RI dalam mendorong pembangunan wilayah perbatasan dan memperkuat ketahanan wilayah melalui pemberdayaan masyarakat yang tinggal di garis depan kedaulatan negara.

BACA JUGA:  Job Fair Bintan 2026 Dibuka 12 Juni, Tersedia 1.309 Lowongan dari 11 Perusahaan

Ke depan ia  berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda sesaat, tetapi menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam memperkuat posisi masyarakat perbatasan sebagai garda terdepan penjaga wilayah NKRI.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

KUA Bintan Timur Hadirkan Layanan 4 in 1, Pasangan Pengantin Langsung Terima Dokumen Kependudukan
Sofea Adiba Meldja Harumkan MIN 1 Bintan di Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Bintan
Job Fair Bintan 2026 Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan
Tragis! Pria 33 Tahun di Bintan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ada Dugaan Masalah Utang
AMSI Kepri dan Kantor Bahasa Kepri Siap Bersinergi Perkuat Literasi di Era Digital
Job Fair Bintan 2026 Dibuka 12 Juni, Tersedia 1.309 Lowongan dari 11 Perusahaan
Pemkab Bintan Buka Beasiswa Dokter Spesialis 2026, Siapkan Dana Rp200 Juta per Tahun
Kesempatan Emas! Pemkab Bintan Buka Beasiswa 2026, Ini Kesalahan Sepele yang Bikin Pendaftar Gagal

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:35 WIB

KUA Bintan Timur Hadirkan Layanan 4 in 1, Pasangan Pengantin Langsung Terima Dokumen Kependudukan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:05 WIB

Sofea Adiba Meldja Harumkan MIN 1 Bintan di Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Bintan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Job Fair Bintan 2026 Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tragis! Pria 33 Tahun di Bintan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ada Dugaan Masalah Utang

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:22 WIB

AMSI Kepri dan Kantor Bahasa Kepri Siap Bersinergi Perkuat Literasi di Era Digital

Berita Terbaru