Amsakar Silaturahmi dengan Keluarga Besar PCNU Batam, Serahkan 16 Ekor Sapi Kurban dan Bahas Arah Pembangunan Kota

- Publisher

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamalludin bersilaturahmi dengan keluarga besar Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Batam dalam agenda Dialog RPJMD 2025–2030 yang digelar di Kantor PCNU Batam, Perum Kopkar PLN Blok R No. 1, Batam Centre, Jumat (23/5/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamalludin bersilaturahmi dengan keluarga besar Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Batam dalam agenda Dialog RPJMD 2025–2030 yang digelar di Kantor PCNU Batam, Perum Kopkar PLN Blok R No. 1, Batam Centre, Jumat (23/5/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamalludin bersilaturahmi dengan keluarga besar Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Batam dalam agenda Dialog RPJMD 2025–2030 yang digelar di Kantor PCNU Batam, Perum Kopkar PLN Blok R No. 1, Batam Centre, Jumat (23/5/2025).

Dalam kesempatan itu, Amsakar menyerahkan 16 ekor sapi kurban kepada pengurus PCNU, 12 Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU), dan organisasi masyarakat (ormas) Islam di Batam.

Dialog ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyerap aspirasi organisasi keagamaan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030. Turut hadir Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaludin dan sejumlah tokoh masyarakat.

Amsakar mengajak NU untuk mengambil peran aktif dalam menyukseskan pembangunan Kota Batam. Menurutnya, NU sebagai organisasi besar memiliki kontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan moralitas di tengah kemajuan zaman.

BACA JUGA:  Amsakar Bagikan Cara dan Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kota Batam

“Kita ingin membangun Batam sebagai ‘Bandar Dunia Madani’ yang inovatif, berkelanjutan, dan berbudaya. NU memiliki kekuatan untuk ikut memberi bentuk pada cita-cita itu,” kata Amsakar.

Ia menjelaskan, konsep ‘Bandar Dunia’ bukan sekadar gagasan kosong, melainkan berangkat dari realitas geografis Batam yang berada di jalur strategis Selat Malaka dan memiliki interaksi kuat dengan negara-negara tetangga.

Menurutnya, dengan status sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, Batam memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi pusat perdagangan dan pariwisata di Asia Tenggara.

Lebih jauh, Amsakar menjelaskan bahwa visi  ‘Bandar Dunia Madani’ terinspirasi dari nilai-nilai Piagam Madinah yang menjunjung tinggi keberagaman, kesetaraan, dan hukum yang adil. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sangat relevan dengan kondisi Batam yang multikultural.

BACA JUGA:  Kolaborasi Amsakar-Li Claudia, Tuntaskan Persoalan Air di Kawasan Stres Area

“Sebagai daerah perbatasan, Batam tak boleh tercerabut dari akar budaya. Justru dari sini, kita bisa menunjukkan bahwa modernitas bisa berjalan selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kata kunci “inovatif” dipilih karena pembangunan ke depan harus adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi digital.

Sementara itu, “berkelanjutan” berarti melanjutkan capaian pembangunan sebelumnya dengan penekanan dan perluasan sesuai kebutuhan masa kini.

Wali Kota juga memaparkan bahwa sektor industri manufaktur masih menjadi penyumbang utama Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Batam. Namun, dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sektor properti, perhotelan, dan restoran kini mendominasi.

“Kita ingin menguatkan Batam sebagai pusat MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), pariwisata, dan investasi terdepan di Asia Tenggara,” tegasnya.

BACA JUGA:  1.395 Pekerja Migran Indonesia Dikarantina COVID-19 di Batam

Amsakar menambahkan, Batam konsisten berada di tiga besar kota dengan kunjungan wisatawan mancanegara tertinggi di Indonesia, yang semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan.

Sebagai arah kebijakan RPJMD 2025–2029, Pemerintah Kota Batam merumuskan lima misi pembangunan yaitu :
1. Mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis investasi dan pariwisata:
2. Pemerataan infrastruktur:
3. Peningkatan kualitas hidup masyarakat:
4. Penguatan tata kelola pemerintahan:
5. Pelestarian budaya dan lingkungan:

“Semoga NU dan seluruh elemen masyarakat bisa bersama-sama mengawal dan mewujudkan visi besar ini,” tutup Amsakar.

Sementara ini,  Pengurus Cabang NU Batam, melalui Sekretaris Riki Solihin, menyampaikan sejumlah masukan kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam dialog pembangunan, khususnya di bidang pendidikan keagamaan, sosial, dan ketenagakerjaan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Tambahkan Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Dikebut hingga Akhir 2026
Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata
Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo
Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa
Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan
Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota
Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi
Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Tambahkan Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Dikebut hingga Akhir 2026

Jumat, 4 September 2026 - 09:34 WIB

Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata

Jumat, 4 September 2026 - 08:38 WIB

Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo

Kamis, 3 September 2026 - 06:49 WIB

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan

Berita Terbaru