Amsakar Siapkan Reformasi Tata Kelola Sampah Batam, Libatkan Ahli dan Teknologi Modern

- Publisher

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memimpin FGD laporan pendahuluan dokumen kajian optimalisasi dan strategi tata kelola pengangkutan sampah Kota Batam Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memimpin FGD laporan pendahuluan dokumen kajian optimalisasi dan strategi tata kelola pengangkutan sampah Kota Batam Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk membenahi tata kelola persampahan secara menyeluruh melalui pendekatan berbasis riset dan teknologi.

Komitmen itu disampaikan Amsakar saat memimpin Focus Group Discussion (FGD) laporan pendahuluan kajian optimalisasi dan strategi tata kelola pengangkutan sampah Kota Batam Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (15/4/2026).

Menurut Amsakar, persoalan sampah telah menjadi isu strategis yang membutuhkan penanganan serius dan terstruktur, mengingat volume sampah harian Batam kini mencapai 800 hingga 1.300 ton per hari.

“Sampah menjadi prioritas kami. Penanganannya tidak bisa dilakukan dengan pendekatan biasa. Harus diawali dengan kajian akademik dan analisis menyeluruh agar persoalan dari hulu sampai hilir dapat diurai secara sistematis,” ujarnya.

BACA JUGA:  Hadiri Pelantikan IWSS, Erlita Amsakar Ajak Bersinergi untuk Pembangunan Kota Batam

FGD tersebut menghadirkan tenaga ahli dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta sebagai mitra strategis Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Batam dalam penyusunan strategi pengelolaan sampah.

Dalam forum itu, Amsakar mengungkapkan bahwa Pemko Batam tengah menyiapkan langkah optimalisasi lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) seluas 49 hektare untuk pengembangan fasilitas waste to energy atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Kami melihat ada potensi pemanfaatan lahan TPA yang belum optimal untuk pembangunan waste to energy sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah di Batam,” katanya.

BACA JUGA:  Polsek Nongsa & Batu Aji Berikan Bantuan Sembako Bagi Warga Tertimpa Musibah Puting Beliung

Selain itu, ia menilai pelibatan pihak ketiga dalam pengangkutan sampah perlu diperluas guna meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan pihak ketiga, ada standar layanan yang bisa diukur. Jika tidak optimal, evaluasi dan perbaikan dapat dilakukan secara objektif berdasarkan kontrak kerja,” tegasnya.

Tak hanya itu, Amsakar juga meminta tim ahli mengkaji kemungkinan penerapan teknologi insinerator plasma tanpa emisi, yang disebut telah diterapkan di wilayah Yogyakarta.

BACA JUGA:  Lantik Dewan Hakim MTQH, Amsakar Tekankan Integritas dan Penilaian Objektif

Menurutnya, teknologi tersebut berpotensi menjadi alternatif solusi pengolahan sampah yang efisien dan ramah lingkungan.

Ia turut menyinggung hasil studi banding Dinas Lingkungan Hidup ke Jakarta Barat, di mana sistem pengelolaan sampah turut melibatkan peran aktif RT dan RW dalam pengangkutan sampah dari rumah warga menuju Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Amsakar berharap kajian yang disusun dapat menghasilkan rekomendasi konkret dan aplikatif untuk diterapkan di Batam.

“Saya minta seluruh data ditajamkan dengan melibatkan OPD teknis. Kita ingin kebijakan yang diambil benar-benar berbasis data dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Investasi Batam Tembus Rp44,01 Triliun, Amsakar Paparkan Strategi Dongkrak Daya Saing Kawasan
Pasokan Listrik Batam Bertambah 300 MW, Pemko Optimistis Investasi Kian Bergairah
Prakiraan Cuaca Kepri 17 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Unggul
Erlita Amsakar Ajak Kader PKK Perkuat Gerakan Eliminasi Tuberkulosis di Batam
Peremajaan Underpass Pelita Masuki Tahap Penyelesaian, BP Batam Targetkan Rampung Akhir Juli 2026
Program Makan Bergizi Gratis di Batam Kembali Bergulir 20 Juli, 139 Dapur Siap Beroperasi
BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:30 WIB

Investasi Batam Tembus Rp44,01 Triliun, Amsakar Paparkan Strategi Dongkrak Daya Saing Kawasan

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:48 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri 17 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:27 WIB

BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Unggul

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

Erlita Amsakar Ajak Kader PKK Perkuat Gerakan Eliminasi Tuberkulosis di Batam

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:53 WIB

Peremajaan Underpass Pelita Masuki Tahap Penyelesaian, BP Batam Targetkan Rampung Akhir Juli 2026

Berita Terbaru