INIKEPRI.COM – Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelepasan 640 calon jemaah haji asal Kota Batam tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Raja Hamidah, Kamis (16/4/2026). Prosesi pelepasan berlangsung penuh makna dengan tradisi tepuk tepung tawar sebagai simbol doa keselamatan bagi para tamu Allah yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, hadir langsung melepas keberangkatan para jemaah. Dalam sambutannya, Amsakar mengaku bersyukur sekaligus terharu dapat mengantar para jemaah menuju Tanah Suci.
Menurutnya, kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak datang setiap saat, terlebih dengan masa tunggu keberangkatan yang dapat mencapai puluhan tahun.
“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Tidak semua orang mendapat panggilan berhaji, apalagi dengan antrean yang begitu panjang. Ini adalah nikmat luar biasa dari Allah SWT,” ujar Amsakar.
Ia mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta saling membantu selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Kebersamaan itu penting. Di Tanah Suci nanti, saling menguatkan dan peduli satu sama lain akan sangat membantu dalam menjalankan ibadah dengan baik,” katanya.
Selain itu, Amsakar juga menitipkan doa khusus kepada para jemaah untuk kemajuan dan keberkahan Kota Batam.
“Kami titip doa terbaik untuk Batam. Doakan kota ini agar terus maju, diberi keberkahan, dan masyarakatnya selalu dalam lindungan Allah. Semoga seluruh jemaah kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam, H. Syahbudin, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji ke depan akan dikelola langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap jemaah.
“Ini adalah amanah besar bagi kami untuk melayani para tamu Allah atau Duyufurrahman dengan sebaik-baiknya,” ujar Syahbudin.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Batam bersama penyelenggara haji telah membekali seluruh jemaah melalui rangkaian manasik guna memastikan kesiapan sebelum keberangkatan.
Tahun ini, Kota Batam memberangkatkan sebanyak 640 jemaah yang terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1 sebanyak 223 jemaah, kloter 2 sebanyak 236 jemaah, dan kloter 25 sebanyak 180 jemaah.
Menariknya, pada kloter terakhir, Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama istri juga dijadwalkan turut berangkat menunaikan ibadah haji bersama jemaah lainnya pada 21 Mei 2026.
Adapun puncak pelaksanaan ibadah haji berupa wukuf di Arafah akan berlangsung pada 9 Zulhijah 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 26 Mei 2026.
“Mudah-mudahan seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji,” tutup Syahbudin.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















