Dua Pekerja PT Sat Nusapersada Luka Serius, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian K3

- Admin

Minggu, 25 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kecelakaan kerja. Foto: Istimewa

Ilustrasi kecelakaan kerja. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan industri Batam. Kali ini, dua pekerja PT Sat Nusapersada Tbk mengalami luka serius setelah tertimpa material beton pada Jumat malam, 23 Mei 2025. Kedua korban yang diketahui berinisial J dan S langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. Fokus utama aparat adalah mendalami kemungkinan kelalaian dalam penerapan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan.

“Kami sedang mendalami apakah ada unsur kelalaian dalam kecelakaan ini, terutama dalam hal penerapan K3,” ujar Kombes Zaenal.

Baca Juga :  Update Pasien Covid-19 Batam 14 Mei: Empat Sembuh, Satu Positif

Insiden ini menambah deretan panjang kasus kecelakaan kerja di Batam dalam beberapa tahun terakhir. Dalam kasus sebelumnya, dua pekerja di PT Sumber Samudra Makmur meninggal karena tersengat listrik, sementara seorang pekerja PT Bahtera Bahari Shipyard tewas akibat kecelakaan saat pengecatan.

Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri, Saiful Badri, menyayangkan lemahnya implementasi K3 di sejumlah perusahaan industri di Batam. Ia menilai bahwa sebagian besar perusahaan hanya menjadikan K3 sebagai formalitas administratif.

“K3 masih dianggap sekadar syarat dokumen, bukan sistem yang harus diterapkan serius di lapangan,” kritik Saiful.

Baca Juga :  Promosi Investasi BBK Murah ke USA, Kadin Kepri Hasilkan 4 Kesepakatan Bisnis Dagang dan Investasi

Pakar hukum ketenagakerjaan, Dr. Parningotan Malau, menambahkan bahwa peristiwa seperti ini jelas melanggar UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Ia menyoroti pentingnya pengawasan dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelanggaran K3.

Sementara itu, penyidik kepolisian telah mulai memanggil sejumlah saksi dari pihak pekerja hingga manajemen perusahaan. Hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk menentukan apakah ada unsur pidana yang dapat menjerat pihak tertentu.

Tuntutan Perbaikan Sistem K3 di Industri Batam

Aktivis buruh dan pengamat ketenagakerjaan mendorong agar pemerintah, khususnya Dinas Ketenagakerjaan dan aparat penegak hukum, lebih aktif dalam melakukan inspeksi dan penindakan terhadap perusahaan yang abai terhadap keselamatan kerja.

Baca Juga :  Brak! Pekerja PT ASL Shipyard Tewas Setelah Jatuh Dari Ketinggian 25 Meter

Adapun langkah-langkah preventif yang disarankan meliputi:

  • Audit K3 rutin dan menyeluruh
  • Pelatihan wajib K3 bagi seluruh pekerja
  • Penggunaan alat pelindung diri (APD) tanpa pengecualian
  • Penguatan pengawasan internal dan eksternal

Dengan maraknya kasus kecelakaan kerja, penegakan regulasi K3 harus menjadi prioritas guna melindungi hak dan keselamatan para pekerja, serta menjaga reputasi industri di Batam sebagai kawasan investasi yang beretika dan aman.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB