RPJMD 2025–2029: Cetak Biru Masa Depan Batam yang Inklusif dan Berkelanjutan

- Admin

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam pada Rabu (28/5/2025), Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 bukan sekadar dokumen teknokratik, tetapi merupakan arah strategis pembangunan yang akan menentukan wajah Batam lima tahun ke depan. Foto: INIKEPRI.COM

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam pada Rabu (28/5/2025), Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 bukan sekadar dokumen teknokratik, tetapi merupakan arah strategis pembangunan yang akan menentukan wajah Batam lima tahun ke depan. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Kota Batam tengah menatap masa depan dengan penuh optimisme. Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam pada Rabu (28/5/2025), Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 bukan sekadar dokumen teknokratik, tetapi merupakan arah strategis pembangunan yang akan menentukan wajah Batam lima tahun ke depan.

Rapat tersebut juga membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengkaji lebih dalam Ranperda RPJMD yang kini tengah digodok. Amsakar menyambut baik berbagai pandangan fraksi, menyebutnya sebagai wujud nyata sinergi antara eksekutif dan legislatif.

“RPJMD ini adalah perwujudan visi Batam sebagai Kota Madani yang inovatif, berkelanjutan, dan berbudaya, serta sebagai pusat investasi dan pariwisata terdepan di Asia Tenggara,” tegasnya.

Pemerataan dan UMKM Jadi Prioritas

Dalam paparan visinya, Amsakar menempatkan sektor ekonomi rakyat sebagai poros pembangunan. Pemerintah akan memperkuat peran UMKM melalui pendampingan, pelatihan, promosi produk lokal, hingga akses pembiayaan. Bahkan, Pemkot kini tengah menjajaki skema pinjaman modal tanpa bunga bekerja sama dengan Bank Riau Kepri Syariah.

Baca Juga :  Perda Angkutan Massal Berbasis Jalan Disahkan, Amsakar: Batam Mantapkan Langkah Menuju Transportasi Modern dan Terintegrasi

“Ekonomi rakyat adalah fondasi pembangunan yang adil dan merata,” ujar Amsakar.

Menjangkau Hinterland dan Wilayah Pesisir

Pembangunan tidak akan lagi terpusat di kawasan utama saja. Amsakar menekankan pentingnya menyentuh wilayah hinterland dan pesisir yang selama ini relatif tertinggal, baik dari sisi infrastruktur maupun pelayanan publik.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal Batam merasakan dampak pembangunan,” tambahnya.

Pendidikan dan Kesehatan: Akses Merata untuk Semua

Di sektor pendidikan, RPJMD mengusung program pembebasan uang sekolah negeri, subsidi siswa swasta, hingga penyediaan seragam gratis. Peningkatan fasilitas sekolah seperti ruang kelas baru juga menjadi perhatian.

Baca Juga :  AKP Asril Siap Bersihkan Belakang Padang dari Jaringan Gelap Narkoba dan Perdagangan Orang

Sementara itu, sektor kesehatan akan diperkuat dengan layanan gratis bagi pemilik KTP Batam, serta perlindungan pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Wacana pembangunan RSUD Tipe D tetap terbuka, namun prioritas saat ini adalah optimalisasi puskesmas dan RSUD Embung Fatimah.

Batam Lebih Hijau dan Bersih

RPJMD 2025–2029 juga mengusung agenda pembangunan rendah karbon. Salah satunya dengan penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan dan optimalisasi pengangkutan sampah hingga ke permukiman.

Birokrasi Bersih, Pelayanan Publik Prima

Menjawab tantangan reformasi birokrasi, Amsakar menegaskan pentingnya birokrasi yang bersih dan efisien sebagai pilar utama pembangunan. Reformasi tidak hanya menyentuh aspek administratif, tetapi juga perubahan paradigma melayani masyarakat.

Kolaborasi dan Inklusi Jadi Kunci

Amsakar menanggapi masukan Fraksi PKS tentang anomali pertumbuhan ekonomi yang tak diiringi penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. RPJMD, kata dia, akan fokus pada pembangunan inklusif yang dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar angka-angka makro.

Baca Juga :  Ulang Tahun Keluarga Pomparan Sirajoloan Boru Ibebere Sektor Dapur 12, Amsakar Pesan Hal Ini

Kolaborasi dengan BP Batam akan diperkuat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Kami ingin warga lokal menjadi pelaku utama dalam pembangunan, bukan hanya penonton,” ujarnya.

Smart City dan Legalitas Kampung Tua

Pemerintah juga mendukung program Batam Smart City melalui program “Batam Terang” dan pemasangan CCTV di berbagai titik. Isu legalitas kampung tua pun menjadi perhatian dalam RPJMD, dengan pendekatan yang humanis dan inklusif.

Aspirasi Masyarakat Jadi Arah Kebijakan

Menutup sambutannya, Amsakar mengapresiasi seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan masukan konstruktif.

“RPJMD ini adalah milik kita bersama. Masukan dari DPRD akan kami tindaklanjuti demi menyusun dokumen yang benar-benar berpihak pada rakyat,” pungkasnya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB