14 Jemaah Haji Embarkasi Batam Wafat di Tanah Suci, Mayoritas Karena Penyakit Jantung

- Admin

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Sebanyak 14 orang jemaah haji dari Embarkasi Batam dilaporkan meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M.

Berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, mayoritas dari mereka meninggal akibat gangguan kesehatan terkait jantung.

Sekretaris PPIH Embarkasi Batam, Zulkarnain Umar, menyampaikan bahwa sebagian besar jemaah yang wafat memiliki riwayat penyakit kardiovaskular. Penyebab umum kematian meliputi serangan jantung, gagal jantung, dan syok kardiogenik.

Baca Juga :  12 Mei 2024, 203 JCH Tanjungpinang Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci Melalui Embarkasi Batam

“Banyak dari jemaah yang wafat memang sudah memiliki masalah pada jantung dan pembuluh darah sebelum berangkat,” ujarnya pada Senin, 9 Juni 2025.

Dari total 14 jemaah yang berpulang, dua berasal dari Kepulauan Riau, sedangkan yang lain berasal dari daerah lain dalam cakupan Embarkasi Batam, seperti Provinsi Riau dan Jambi. Usia jemaah yang meninggal berkisar antara 49 hingga 84 tahun.

Baca Juga :  Purnatugas di Tanah Suci: Kakan Kemenag Lingga Akhiri Pengabdian di Mekkah

Jenazah para jemaah telah dimakamkan di Arab Saudi. Sebagian besar dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah, sementara lainnya di Sharaya, Makkah.

Baca Juga :  Ketua Kloter 2 BTH Antar Jamaah Lansia ke Masjid Nabawi : Wujud Tanggung Jawab dan Kepedulian

Zulkarnain turut mengingatkan para jemaah lainnya agar senantiasa menjaga kebugaran fisik dan tidak memaksakan diri selama menjalani ibadah. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan, terlebih mengingat cuaca panas ekstrem di Arab Saudi saat ini, demi kelancaran dan keselamatan dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB