Amsakar Buka Rapat FPRD, Li Claudia Pimpin Pembahasan PKKPR dan Tata Ruang Batam

- Publisher

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Batam menggelar Rapat Koordinasi Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD) Kota Batam, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (12/6/2025). Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Pemerintah Kota Batam menggelar Rapat Koordinasi Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD) Kota Batam, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (12/6/2025). Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam menggelar Rapat Koordinasi Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD) Kota Batam, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (12/6/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan dilanjutkan oleh Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra sebagai pemimpin rapat yang turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin.

Dalam forum ini, dibahas sejumlah agenda strategis terkait tata ruang, khususnya mengenai kajian dan implementasi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR).

BACA JUGA:  Amsakar Resmikan Gedung Yayasan Rijalul Qowin Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan berbagai potensi serta tantangan tata ruang di Kota Batam. Ia menekankan perlunya perbaikan dalam hal pengelolaan perizinan yang sering kali berjalan lambat.

“Terkadang, proses perizinan memakan waktu lebih lama dari yang kami harapkan. Kalau izin sudah keluar tetapi dua tahun tidak dibangun, kami ingin bisa mencabutnya. Ini perlu kejelasan kewenangan,” ujarnya.

BACA JUGA:  KNPI Kepri Laporkan Perusakan Sejumlah Spanduk ke Polisi

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap regulasi yang berlaku, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, jika Batam memang dimaksudkan sebagai entitas pusat di daerah, maka sudah sewajarnya diberikan kewenangan lebih dalam terkait hal pengelolaan tata ruang dan perizinan.

“Semangat yang ingin saya sampaikan adalah kita butuh penyederhanaan regulasi. Ini penting dalam konteks PKKPR, agar ke depan tidak ada lagi masalah tumpang tindih lahan, terutama yang berdampak pada lingkungan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pasar Induk Jodoh Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi dan Sosial Modern

Ia menegaskan bahwa tujuan utama bukanlah membatasi investasi melalui aturan yang normatif dan berbelit, tetapi menciptakan tata kelola yang transparan, efektif, dan pro pembangunan.

“Saya ingin kita melakukan perbaikan dalam tata kelola pemerintahan, baik di Pemerintah Kota Batam maupun BP Batam, agar target pertumbuhan RPJMN yang mencapai 8 persen per tahun bisa tercapai,” tutupnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam
BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026
BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap
Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam
Soroti Banjir Batam, Tiga Siswi MAN IC Melaju ke Final Nasional Lomba APBN-APBD
DPD KNPI Kepri Bagikan 1.000 Masker di Batam, Desak Pemerintah Bergerak Cepat Tangani Kabut Asap
Listrik Batam Pulih, Amsakar Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak dan Dorong Perbaikan Layanan
Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:24 WIB

BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Soroti Banjir Batam, Tiga Siswi MAN IC Melaju ke Final Nasional Lomba APBN-APBD

Berita Terbaru