Amsakar-Li Claudia Pimpin Rapat Tindak Lanjut PP 25 dan 28/2025: Fokus Sederhanakan Perizinan dan Investasi

- Admin

Rabu, 2 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi digelar di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (1/7/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Rapat koordinasi digelar di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (1/7/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam langsung tancap gas menindaklanjuti dua regulasi strategis yang baru saja diteken Presiden Prabowo Subianto, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 dan 28 Tahun 2025.

Rapat koordinasi digelar di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (1/7/2025). Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad memimpin langsung pertemuan, didampingi Wakil Wali Kota sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Dalam rapat itu, Amsakar menyebut hadirnya dua PP tersebut menjadi peluang besar bagi Batam untuk melompat lebih jauh dalam bidang investasi dan pelayanan publik.

“Semua izin sekarang cukup diurus di Batam. Tak perlu ke provinsi, apalagi ke kementerian. Ini bentuk kepercayaan pusat bahwa Batam siap jadi motor ekonomi barat Indonesia,” kata Amsakar.

Baca Juga :  TMMD ke-125 di Batam Rampungkan Jalan 1,5 Km dan 6 Gorong-Gorong, Warga Sambau Rasakan Manfaatnya

PP 28/2025 sendiri mengatur soal perizinan berusaha berbasis risiko. Sementara PP 25 mengatur pendelegasian kewenangan dari pusat ke daerah, khususnya dalam urusan pelayanan dan tata kelola investasi.

Menurut Amsakar, tantangan ke depan bukan lagi soal siapa yang berwenang menandatangani dokumen, melainkan bagaimana menciptakan pelayanan yang cepat, efisien, dan profesional.

“Kita tidak berbicara ini kewenamgan BP Batam atau Pemko Batam, semua kita lakukan di bawah naungan Kota Batam. Yang penting warga dan investor dilayani sebaik mungkin,” ujarnya.

Baca Juga :  Wawako Buka Puasa bersama Persaudaraan Haji dan Masyarakat Tanjungbuntung

Dalam rapat itu, sejumlah isu teknis langsung dibahas. Salah satunya soal percepatan pengurusan AMDAL yang selama ini dikenal lambat dan berbelit.

Amsakar menegaskan, ke depan tidak boleh lagi ada layanan yang berlarut-larut. Ia menargetkan waktu penyelesaian AMDAL bisa dipotong hingga setengah dari durasi sebelumnya.

“Kalau dulu bisa makan waktu dua tahun, ke depan harus bisa selesai jauh lebih cepat, tapi tetap akurat,” tegasnya.

Pembentukan tim percepatan, penyusunan Perka (Peraturan Kepala), serta pemetaan ulang tenaga teknis juga dibahas. Tim hukum Pemko dan BP Batam diminta menyusun regulasi turunan yang menyederhanakan prosedur dan mempercepat proses layanan.

Baca Juga :  Wakil Kepala BP Batam Minta Rieke Tak Sebar Hoax Kekerasan-Kriminalisasi Warga Rempang

Ia berharap Batam bisa menjadi percontohan nasional dalam hal percepatan investasi dan reformasi layanan publik.

“Soal siap atau tidak siap bukan lagi poin utama. Yang penting, kita jawab tantangan ini dengan kerja nyata,” tutupnya.

Sementara ini,  Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia, meminta agar pembentukan tim percepatan segera difinalisasi. Ia menekankan pentingnya kejelasan nama-nama anggota tim, ruang lingkup kerja, serta jenis izin yang harus diselesaikan dalam waktu dekat.

“Semua harus jelas dari awal. Siapa yang tangani, izin apa saja, dan langkah konkrit ke depan. Jangan menunggu-nunggu lagi,” ujarnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB