INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna akhirnya mengambil langkah berani dan strategis untuk mengatasi krisis dokter spesialis yang selama ini membayangi layanan kesehatan di daerah perbatasan.
Melalui program beasiswa dan tugas belajar (tubel), Pemkab membuka jalan bagi dokter umum — khususnya putra-putri daerah — untuk melanjutkan pendidikan sebagai dokter spesialis.
Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dalam Rapat Koordinasi Pemenuhan Kebutuhan Dokter Spesialis se-Provinsi Kepulauan Riau bersama Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, yang digelar secara daring dari Kantor Bupati Natuna pada Kamis (3/7/2025).
“Ini adalah bentuk sinergi nyata antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat fondasi SDM kesehatan, terutama di wilayah perbatasan,” ujar Cen Sui Lan.
Tiga Kategori Dokter, Fokus pada 7 Spesialis Krusial
Program ini secara khusus menyasar tiga kelompok tenaga medis:
- Dokter PPPK
- Dokter PNS aktif
- Fresh graduate dokter umum
Adapun spesialisasi yang menjadi prioritas adalah tujuh bidang paling dibutuhkan di lapangan:
- Empat spesialis layanan dasar: Penyakit Dalam, Anak, Bedah, Kandungan
- Tiga penunjang medis: Anestesi, Radiologi, Rehabilitasi Medik
“Kita utamakan putra daerah agar mereka kembali dan menetap mengabdi. Karena itu, setiap peserta akan terikat ikatan dinas selama 20 tahun,” tegas Bupati Cen Sui Lan.
Skema Pendanaan: Kolaborasi Pemkab dan Pemprov
Dari total tujuh kuota beasiswa spesialis yang diajukan:
- Tiga kuota akan dibiayai langsung oleh Pemkab Natuna
- Empat kuota diajukan ke Pemprov Kepri agar ikut membiayai
Pelaksanaan program ini ditargetkan dimulai pada tahun 2026, dengan penekanan pada percepatan penandatanganan MoU antar pihak yang terlibat.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyambut positif langkah ini dan menegaskan dukungan penuh Pemprov. Bahkan, ia mengusulkan kebijakan afirmatif yang lebih progresif.
“Kami dorong agar para dokter spesialis penerima beasiswa bisa langsung diangkat menjadi ASN setelah lulus,” ujarnya.
Menuju Kemandirian Tenaga Medis Daerah
Program ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan menuju kemandirian tenaga medis lokal. Dengan meningkatnya jumlah dokter spesialis hasil didikan sendiri, kualitas pelayanan di RSUD dan fasilitas kesehatan lainnya di Natuna pun diyakini akan meningkat secara signifikan.
Penulis : RP
Editor : IZ

















