Asal Usul Nama Simpang Frangki di Batam: Bukan dari Tokoh, Tapi dari Tiang Pancang yang Tak Jadi

- Publisher

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simpang Frangki. Foto: Tangkapan Layar

Simpang Frangki. Foto: Tangkapan Layar

INIKEPRI.COM – Nama Simpang Frangki mungkin terdengar seperti nama orang, bahkan sering dieja “Frengky” atau “Franky”. Namun, siapa sangka, nama yang kini begitu akrab di telinga warga Batam itu ternyata berawal dari tumpukan tiang pancang proyek rumah sakit yang tak pernah rampung.

Penamaan ini bukan berasal dari nama tokoh atau keputusan resmi pemerintah, melainkan muncul secara spontan dari masyarakat sekitar sejak awal 1990-an.

Awal Mula dari “Frengky Pile”

Mengutip informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pada tahun 1994, kawasan yang kini dikenal sebagai Simpang Frangki pernah menjadi lokasi tumpukan besar tiang pancang untuk proyek pembangunan rumah sakit. Tiang-tiang tersebut dikirim oleh sebuah perusahaan konstruksi bernama Frengky Pile.

BACA JUGA:  Pesepeda Dilarang Berdampingan Lebih dari 2 di Jalan Raya

Namun, proyek pembangunan itu tidak berlanjut. Tidak diketahui pasti apa penyebabnya—apakah karena persoalan perizinan, pembiayaan, atau kebijakan lain. Yang jelas, meskipun proyeknya gagal, tumpukan tiang pancangnya terlanjur menjadi pemandangan mencolok di sudut persimpangan jalan.

Warga pun mulai menyebut lokasi itu sebagai “Simpang Frengky”, mengacu pada nama yang tertulis pada tiang pancang tersebut.

Nama Bertahan Meski Tiang Hilang

Seiring waktu, tumpukan tiang pancang itu akhirnya hilang dari lokasi, tetapi nama “Simpang Frangki” justru semakin mengakar di kalangan warga. Hingga kini, nama itu masih dipakai secara luas, meskipun tidak pernah tercatat secara resmi di peta jalan atau dokumen pemerintahan.

Fenomena ini bukan hal yang aneh di Batam. Sebelumnya, warga juga mengenal Simpang Jam yang dinamai karena keberadaan jam besar yang dulu berdiri di tengah-tengah persimpangan. Bahkan setelah jam itu dibongkar, namanya tetap melekat dalam ingatan kolektif masyarakat.

BACA JUGA:  Ini Tanda-tanda Kalian Harus Berhenti dari Sosial Media, Catat!

Penamaan Ala Warga: Ciri Unik Lokal

Menurut pengamat sejarah lokal, penamaan persimpangan seperti Simpang Frangki merupakan bagian dari tradisi lisan warga Batam. Nama-nama lokasi sering kali muncul berdasarkan objek atau bangunan yang menonjol di sekitarnya, bukan dari tokoh sejarah atau peristiwa nasional.

“Sebelum ada standardisasi nama jalan oleh pemerintah, warga Batam memang sudah terbiasa memberi nama tempat berdasarkan hal-hal yang mereka lihat dan alami sehari-hari,” ujar seorang tokoh masyarakat di kawasan Batam Kota.

BACA JUGA:  Kisah Dicky Chandra : Hobinya Main Game Tapi Prestasi Akademiknya Mantap. Inspiratif!

Belakangan, Pemerintah Kota Batam memang mulai melakukan penertiban dan standardisasi nama-nama simpang dan jalan. Namun dalam praktiknya, nama-nama informal seperti “Simpang Frangki” tetap digunakan oleh masyarakat karena sudah terlanjur dikenal luas.

Tetap Jadi Penanda Arah

Hingga kini, Simpang Frangki tetap menjadi salah satu titik lalu lintas penting di Batam, khususnya sebagai penanda arah menuju kawasan Batam Center, Teluk Tering, dan sekitarnya. Banyak ojek online, supir taksi, hingga warga luar daerah mengandalkan nama ini sebagai acuan arah.

Meski nama “Frangki” lahir dari proyek yang gagal, tapi justru dari kegagalan itulah muncul identitas yang tak tergantikan bagi kawasan ini.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Wafat di Usia 73 Tahun
Efek Polemik Batam? Penonton Ramai Tinggalkan Venue Sebelum Juicy Luicy Tampil di Sukabumi
Desil DTSEN 2026 Tak Sesuai? Begini Cara Ajukan Perubahan Lewat HP
MaxOne Batam Kembali Hadirkan “Jom Merarau”, Makan Siang All You Can Eat Rp99 Ribu
Gaji Tak Sesuai Harapan, Ini 10 Jurusan Kuliah yang Banyak Disesali Lulusan
iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur! Bawa Chip 2nm hingga Kamera 48 MP, Harganya Mulai Rp20 Jutaan
Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:58 WIB

DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam

Sabtu, 26 September 2026 - 09:02 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Wafat di Usia 73 Tahun

Minggu, 20 September 2026 - 09:05 WIB

Efek Polemik Batam? Penonton Ramai Tinggalkan Venue Sebelum Juicy Luicy Tampil di Sukabumi

Kamis, 17 September 2026 - 10:49 WIB

Desil DTSEN 2026 Tak Sesuai? Begini Cara Ajukan Perubahan Lewat HP

Senin, 14 September 2026 - 09:41 WIB

MaxOne Batam Kembali Hadirkan “Jom Merarau”, Makan Siang All You Can Eat Rp99 Ribu

Berita Terbaru

DJ Diaz Jay saat berada di balik turntable, melanjutkan perjalanan 24 tahunnya sebagai DJ di Batam. Foto: Dok. Pribadi Diaz Jay

Lifestyle

DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 06:58 WIB