Pemprov Kepri Menarget Pendapatan Rp17 Triliun di Tahun 2025 dari Sektor Pariwisata

- Admin

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah wisman tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, 1 Juli 2025 lalu. Pemprov Kepri melalui Dinas Pariwisata menarget pendapatan sebesar Rp17 triliun di tahun 2025 dari sektor pariwisata. Foto: Dokumen Diskominfo Kepri

Sejumlah wisman tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, 1 Juli 2025 lalu. Pemprov Kepri melalui Dinas Pariwisata menarget pendapatan sebesar Rp17 triliun di tahun 2025 dari sektor pariwisata. Foto: Dokumen Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pariwisata berkomitmen memenuhi target kunjungan wisatawan tahun 2025 sehingga pendapatan dari sektor pariwisata sebesar Rp17 triliun dapat terpenuhi.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan menjelaskan, Kementrian Pariwisata RI menetapkan target sebanyak 5,9 juta kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau pada tahun 2025 ini.

Besaran target Kemanpar RI ini terbagi menjadi dua kategori, yakni wisatawan mancanegara (wisman) berjumlah 2,4 juta kunjungan, dan wisatawan nusantara (wisnus) 3,5 juta kinjungan.

Namun, lanjut Hasan, target kunjungan wisman dan wisnus Kemnepar RI itu lebih rendah jika dibandingkan indeks kinerja utama (IKU) Rencana Staretegis RPJMD Kepri tahun 2025.

Berdasarkan IKU RPJMD Kepri 2025, target kunjungan wisman ke Kepri ditarget sebanyak 1,7 juta kunjungan, sedangkan wisnus 2,2 juta kunjungan.

Baca Juga :  Peringati HUT Emas ke-50, KNPI Kepri Gelar Tasyakuran

“Untuk jangka pendek ini kita mengupayakan target kunjungan wisatawan dalam RPJMD itu bisa tercapai,” ujar Hasan di Batam, Kamis (16/7/2025).

Jika dikalkulasi, pemenuhan target kunjungan wisatawan – baik wisman maupun wisnus – ke Kepulauan Riau pada tahun 2025 ini akan menyumbang pendapatan daerah sebesar Rp17 triliun.

Setiap wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kepulauan Riau umumnya dihitung membelanjakan US$ 296 per orang dengan lama rata-rata menginap selama 1,7 hari per hari. Sedangkan wisnus dihitung sebesar Rp2,2 juta per orang dengan waktu lama menginap yang sama.

“Pengeluaran wisatawan itu dihitung mulai dari menginjakkan kaki di pintu kedatangan, hingga kembali ke negara atau daerah asal,” ” jelas Hasan.

Pengeluaran di antaranya berupa akomodasi, makan dan minum, biaya transportasi lokal, belanja oleh-oleh, biaya jasa, dan transaksi lainnya selama wisatawan berada di Kepulauan Riau.

Baca Juga :  Tahun ini, Pemprov Kepri Laksanakan Pemeliharaan di 16 Titik Jalan Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan

“Dengan perhitungan itu, Rp1,7 triliun diharapkan menjadi penyumbang pendapatan daerah dari sektor pariwisata selama tahun 2025 ini,” ujar Hasan.

Tagline “Berlibur ke Kepri Aja!”

Di sisi lain, Hasan optimis terhadap prospek pariwisata Kepulauan Riau ke depan. Berbagai iven pariwisata akan digelar sepanjang semester II 2025 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dan memperpanjang masa tinggal.

Perhelatan seni, budaya, kuliner, hingga sport tourism akan dilakukan secara terpadu bersama kabupaten/kota di Kepri sebagai bagian dari strategi dalam menarik minat wisatawan.

“Kita telah menetapkan tagline pariwisata Kepri. Taglinenya adalah Berlibur ke Kepri Aja!” sebut Hasan lagi.

Menurutnya, agline pariwisata Kepri ini dibuat untuk menciptakan identitas yang kuat dan menarik perhatian wisatawan, serta mempromosikan destinasi wisata secara efektif.

Baca Juga :  Resmikan Genset Pulau Bahan, Gubernur Ansar: "Kita Ingin Warga Pulau Merasakan Layanan Seperti di Kota"

Pariwisata Kepri pun sejauh ini terus menunjukkan tren pertumbuhan menggembirakan. Ini dibuktikan dengan naiknya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mendekati medio 2025.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisman ke Kepri selama Januari hingga Mei 2025 mencapai 711.683 kunjungan.

Khusus untuk bulan Mei 2025 saja, jumlah kunjungan wisman tercatat 176.366, mengalami kenaikan sebesar 39,05 persen dibanding bulan sebelumnya, meningkat 41,86 persen dibandingkan Mei 2024.

Sementara itu, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) juga menunjukkan tren serupa.

Selama periode Januari–Mei 2025, jumlah perjalanan wisnus ke Kepri mencapai 1.717.790 perjalanan, naik 17,62 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 1.460.430 perjalanan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB