INIKEPRI.COM – PT PLN Batam konsisten menjalankan komitmennya dalam menebar manfaat nyata bagi masyarakat. Kali ini, PLN Batam memberikan dukungan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Unit Bank Sampah (UBS) Taburosi sebagai wujud kepedulian terhadap isu ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan, ekonomi, dan lingkungan. Dukungan diberikan dalam bentuk penyediaan tempat sampah terpilah serta pembangunan bioflok.
Penyerahan dukungan secara seremonial dilaksanakan di area Perumahan Taman Pesona Indah, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, yang dihadiri langsung oleh perwakilan manajemen perusahaan, Srikandi PLN Batam, pengurus KWT UBS Taburosi, aparat TNI-Polri setempat, dan tokoh masyarakat, Selasa (23/07). Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pelepasan 1.200 benih ikan nila ke kolam bioflok.
Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Zulhamdi, mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan satu wujud nyata komitmen perusahaan terhadap sektor-sektor penting yang menjadi fondasi masa depan bangsa.
“Melalui dukungan terhadap KWT UBS Taburosi ini, PLN Batam tidak hanya sedang membangun tempat sampah sebagai sarana pemilahan sampah serta kolam ikan, tetapi lebih dari itu, yaitu masa depan yang berdaya dan berkelanjutan,” ujar Zulhamdi.
Adapun bioflok merupakan sistem budidaya ikan yang memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah limbah organik menjadi flok—gumpalan nutrien yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan alami ikan. Limbah bioflok yang kaya nutrisi pun dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk mendukung sektor pertanian yang turut dikembangkan oleh KWT UBS Taburosi. Dengan demikian, kolam bioflok ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan penghidupan dan pangan, baik hewani maupun nabati.
Melalui program ini, kelompok perempuan sebagai pilar utama keluarga dan masyarakat juga diberi ruang di garis utama pembangunan, ilmu, dan kesempatan untuk berperan aktif dalam ekonomi lokal.
Lebih lanjut, penggalakkan bank sampah diyakini akan membawa perubahan positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat serta keberlangsungan lingkungan. Dengan menjadi nasabah bank sampah, masyarakat dapat memperoleh penghasilan tambahan melalui skema penukaran sampah anorganik dengan insentif. Selain itu, adanya bank sampah dapat mendorong pemilahan sampah di tingkat rumah tangga dan komunitas yang berdampak pada volume sampah akhir.
“Ke depan, PLN Batam berkomitmen untuk terus menjadi mitra pembangunan masyarakat yang tidak hanya menyuplai listrik, tetapi juga menghadirkan energi perubahan sosial, energi pemberdayaan, dan energi masa mendatang,” tutup Zulhamdi.
Senada dengan hal tersebut, Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Nagoya sekaligus Ketua Srikandi PLN Batam, Euis Hermawati, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif korporasi dalam penguatan peran perempuan.
“Kami percaya bahwa perempuan layak untuk berdaya dalam berbagai aspek kehidupan dan gerakan ini menjadi salah satu bukti nyatanya. Sebagai representasi perempuan di tubuh perusahaan, Srikandi PLN Batam siap mendukung setiap upaya peningkatan kapasitas dan keterlibatan perempuan dalam mewujudkan keberlanjutan,” jelas Euis.
Sementara itu, Ketua KWT UBS Taburosi, Mardiana, mengapresiasi kehadrian PLN Batam di tengah masyarakat dan menyampaikan harapan agar langkah ini menjadi awal bagi kemajuan yang lebih besar.
“Selaku penerima manfaat, kami berkomitmen untuk terus menjaga dan memanfaatkan dukungan yang telah diberikan oleh PLN Batam dengan sebaik-baiknya. Kami juga menyadari bahwa membangun masyarakat mandiri dan tangguh membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Untuk itu, kami berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin,” kata Mardiana.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















