INIKEPRI.COM — Badan Pengelola Geopark Nasional (BPGN) Natuna bersama Tim Evaluator Geopark Nasional menuntaskan rangkaian kunjungan lapangan ke sejumlah titik strategis di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (26/7/2025).
Kegiatan ini menandai berakhirnya agenda observasi yang berlangsung selama beberapa hari dalam upaya menilai kesiapan Natuna menuju pengakuan sebagai bagian dari jejaring UNESCO Global Geopark (UGGp).
Salah satu titik utama yang menjadi fokus kunjungan adalah Pusat Informasi Geopark (PIG) atau Geological Information Center (GIC) yang berlokasi di Jalan Datuk Kate Wan Mohammad Benteng, Ranai.
Di lokasi ini, rombongan evaluator disambut oleh pengelola serta diperlihatkan berbagai materi edukatif mengenai warisan geologi Natuna, keragaman hayati, hingga aspek kultural yang membentuk narasi utuh Geopark Natuna.
Pusat informasi tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam memperkenalkan nilai-nilai geopark kepada masyarakat, khususnya pelajar dan generasi muda. Tampilan interaktif dan informatif yang ditawarkan mencerminkan pendekatan edukatif yang diharapkan menjadi jembatan antara sains dan kesadaran publik akan pentingnya pelestarian alam.
Usai meninjau PIG, tim evaluator melanjutkan kunjungan ke Sekretariat BPGN Natuna serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Natuna. Di sana, mereka berdialog dengan pengelola mengenai tata kelola kelembagaan, strategi pelibatan masyarakat, serta koordinasi lintas sektor yang mendukung pengembangan geopark secara inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai penutup, rombongan menuju kawasan konservasi Kekah di Bunguran Tengah. Kawasan ini merupakan habitat asli Presbytis natunae, primata endemik yang menjadi simbol kekayaan hayati Natuna. Kunjungan ini menjadi penegasan bahwa aspek konservasi tidak dapat dipisahkan dari narasi geopark dan menjadi fondasi penting dalam menuju keberlanjutan kawasan.
Selama beberapa hari sebelumnya, tim juga telah mengunjungi berbagai geosite dan lokasi pendukung lain, termasuk sektor pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Evaluasi menyeluruh ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam menentukan langkah strategis berikutnya dalam proses pengusulan Geopark Natuna ke tingkat internasional.
Kepala BPGN Natuna menyatakan optimisme bahwa hasil evaluasi ini akan memperkuat posisi Natuna dalam peta geopark nasional dan membuka peluang lebih besar untuk meraih pengakuan dunia melalui jaringan UGGp.
“Kami berharap dukungan semua pihak terus mengalir agar Geopark Natuna tak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga warisan dunia,” ujarnya.
Penulis : DI
Editor : IZ

















