Ketua DPRD Batam: Job Fair Harus Jadi Tonggak Keberpihakan pada Tenaga Kerja Lokal

- Admin

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD kota Batam Muhammad Kamaluddin saat pembukaan Job Fair oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kampus Universitas Putera Batam (UPB) Tembesi, Selasa (5/8/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Ketua DPRD kota Batam Muhammad Kamaluddin saat pembukaan Job Fair oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kampus Universitas Putera Batam (UPB) Tembesi, Selasa (5/8/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, menegaskan bahwa Job Fair Batam 2025 harus dimaknai bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sebagai langkah konkret dan terstruktur dalam mewujudkan keadilan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

Hal itu disampaikan Mas Kamal -sapaan akrabnya,  menanggapi pembukaan Job Fair oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kampus Universitas Putera Batam (UPB) Tembesi, Selasa (5/8/2025).

Dalam kegiatan yang diikuti 86 perusahaan dengan membuka 1.185 lowongan kerja itu, Mas Kamal menekankan bahwa keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal harus menjadi semangat utama.

“Kami di DPRD menaruh perhatian besar terhadap ketimpangan yang terjadi: investasi naik, tapi pengangguran tetap tinggi. Artinya, ada yang tidak sinkron. Di sinilah negara, dalam hal ini Pemko Batam, harus hadir dengan keberpihakan yang jelas,” tegas Mas Kamal.

Menurutnya, DPRD tidak ingin Job Fair hanya menjadi etalase semata tanpa berdampak nyata terhadap pengurangan angka pengangguran di Batam. Ia mendesak adanya regulasi dan kebijakan afirmatif agar rekrutmen tenaga kerja di Batam benar-benar memberi ruang bagi anak-anak tempatan.

Baca Juga :  Di Balik Pagar Batamindo: Suara yang Tak Didengar dari Sempadan

“Jangan sampai kita hanya jadi penonton di kota sendiri. Saya mendorong agar perusahaan yang beroperasi di Batam diwajibkan memberikan porsi minimal untuk warga lokal, seperti yang disampaikan Pak Wali Kota, 15 hingga 20 persen. Bahkan itu masih minimum,” ujar politisi Partai NasDem tersebut.

Mas Kamal yang juga sekretaris PWNU Kepri ini juga menyoroti praktik vendor outsourcing yang berasal dari luar daerah, yang kerap menjadi biang keladi menurunnya serapan tenaga kerja lokal. Ia menyebut, DPRD akan mengawal dan mengevaluasi kerja sama antara perusahaan dan penyedia tenaga kerja.

“Jika vendor dari luar, maka tenaga kerja dari luar yang masuk. Ini bukan soal anti-pendatang, tapi soal keadilan ekonomi bagi warga Batam. Investasi harus menyuburkan tanah tempatnya tumbuh, bukan hanya menghasilkan angka pertumbuhan tanpa pemerataan,” katanya.

Lebih lanjut, Mas Kamal mendukung langkah Wali Kota Amsakar untuk mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) dan revitalisasi SMK agar sejalan dengan kebutuhan industri digital, termasuk di bidang artificial intelligence dan teknologi informasi.

Baca Juga :  Menuju Tata Kelola Lebih Baik, Amsakar Hadiri Paripurna Laporan Bapemperda DPRD Batam

“Kami akan mengawal anggaran dan kebijakan untuk memastikan BLK dan SMK di Batam bisa mencetak lulusan yang benar-benar siap kerja, bukan hanya siap lulus,” tambahnya.

Job Fair Jadi Harapan Baru

Job Fair Batam 2025 menjadi salah satu langkah penting dalam menekan angka pengangguran yang menurut data terakhir masih cukup tinggi meskipun investasi terus meningkat. Tahun ini, pelaksanaan job fair dinilai lebih tertib dan terorganisir.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam sambutannya menyebut bahwa pelaksanaan job fair adalah wujud komitmen Pemko Batam terhadap amanat Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2003, yang menjamin hak setiap warga negara atas kesempatan kerja yang adil.

“Job fair seperti ini menjembatani dunia usaha dan para pencari kerja. Tapi kita harus jujur, ada sesuatu yang keliru jika investasi naik tapi pengangguran juga naik. Kita butuh evaluasi menyeluruh,” kata Amsakar.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga memberdayakan masyarakat lokal agar bisa menjadi bagian dari kemajuan kota.

Baca Juga :  Kasih Tak Pernah Pensiun: di Hari Ibu ke-97, Li Claudia & Erlita Hadirkan Kebahagiaan untuk Para Lansia

Kegiatan job fair tahun ini diikuti oleh 86 perusahaan dengan total 1.185 lowongan dari 265 posisi, yang terbuka untuk lulusan SMA hingga sarjana, baik fresh graduate maupun tenaga kerja berpengalaman.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Nurul Iswahyuni, mengatakan job fair menjadi strategi utama Pemko untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, serta memperbaiki sistem rekrutmen.

DPRD Siap Kawal Komitmen Dunia Usaha

Muhammad Kamaluddin menegaskan bahwa DPRD akan mengawasi implementasi komitmen perusahaan, termasuk dalam pelaksanaan hasil rekrutmen setelah job fair. Ia tidak ingin kegiatan ini hanya selesai di meja HRD tanpa realisasi lapangan.

“Kami akan minta laporan dari Disnaker, berapa persen tenaga lokal yang terserap dari job fair ini. Kita ingin bicara data, bukan asumsi,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Mas Kamal mengajak seluruh elemen—pemerintah, dunia usaha, pendidikan, dan masyarakat—untuk bersatu membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adil, terbuka, dan berpihak.

“Jika tenaga kerja lokal berdaya, maka Batam akan kuat dari dalam. Inilah pembangunan yang sesungguhnya.”

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB