INIKEPRI.COM – Sebanyak 23 pelaku usaha mikro dan koperasi di Kota Batam mendapat kucuran dana bergulir senilai Rp2,38 miliar dari Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Koperasi dan UKM.
Program ini menjadi salah satu langkah konkret Pemko Batam untuk memperkuat sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam, Salim, menyebut sejak Januari hingga Agustus 2025, sebanyak 22 pelaku usaha mikro dan satu koperasi sudah menerima manfaat. Pinjaman diberikan dengan plafon maksimal Rp150 juta dan tenor hingga lima tahun.
“Jenis usahanya beragam, ada sembako, pangkalan gas, laundry, hingga kuliner rumahan. Keunikan Batam, lebih variatif dibanding daerah lain,” ujar Salim, Rabu (27/8/2025).
Bunga Ringan dan Pendampingan
Dana bergulir ini ditawarkan dengan bunga flat 4 persen per tahun, jauh lebih ringan dibanding pinjaman konvensional. Tak hanya modal, penerima manfaat juga mendapat pendampingan usaha dan pelatihan keuangan dasar.
Menurut Salim, edukasi sama pentingnya dengan modal. Dengan pembekalan keterampilan manajemen, risiko kredit macet dapat ditekan, sekaligus memastikan dana benar-benar produktif.
Pola Perputaran Sehat
Hingga kini, dua pengajuan tambahan dengan nilai total Rp250 juta telah diverifikasi. Minat pelaku usaha disebut terus meningkat, seiring kepercayaan terhadap program ini yang makin besar.
“Kalau penerima manfaat disiplin mengembalikan pinjaman tepat waktu, dana bisa diputar lagi untuk UMKM lain. Jadi perputarannya sehat dan makin banyak usaha kecil yang terbantu,” kata Salim.
Program ini diharapkan menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan Batam, mendorong UMKM naik kelas, dan menjaga daya saing di tengah pertumbuhan kota industri dan perdagangan.
Penulis : RP
Editor : IZ

















