Menteri KKP Tinjau Batam, Tiga Lokasi Berpotensi Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

- Admin

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono didampingi Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra saat meninjau lokasi yang bakal dijadikan KNMP. Foto: INIKEPRI.COM

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono didampingi Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra saat meninjau lokasi yang bakal dijadikan KNMP. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau langsung sejumlah lokasi di Batam, Kepulauan Riau, yang berpotensi ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program strategis nasional ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus menggerakkan ekonomi pesisir.

“Kami berharap Kampung Nelayan Merah Putih benar-benar bisa meningkatkan ekonomi nelayan di Batam,” ujar Menteri Sakti saat kunjungan kerja, Rabu (27/8).

Dalam tinjauan itu, Sakti didampingi Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, serta Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Yudi Admajianto. Ada tiga titik yang disasar: Kampung Nelayan Tanjung Banun di Rempang, Kecamatan Galang, Kampung Nelayan Kasu, dan Kampung Nelayan Sekanak Raya di Kecamatan Belakang Padang.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Safari Ramadan Amsakar-Li Claudia Pekan Ini, Mulai dari Tempat Buka Bersama dan Lokasi Salat Tarawih

Menurut Yudi, Batam memiliki peluang besar untuk mendapatkan ketiga KNMP tersebut. “Semoga Batam bisa dapat ketiga KNMP itu. Dampaknya akan signifikan, baik bagi ekonomi nelayan maupun produktivitas perikanan,” jelasnya.

Berdasarkan data KKP, KNMP tahap pertama akan diluncurkan pada 2 September 2025 di 65 lokasi kampung nelayan. Batam menjadi salah satu prioritas. Bahkan, tahap kedua akan menambah 35 lokasi lainnya di seluruh Indonesia.

Dampak Ekonomi yang Nyata

Baca Juga :  Di Depan Siswa SMA N 8, Marlin Kampanye Maju di Pilwako Batam 2024

Yudi menjelaskan, program KNMP di Batam diproyeksikan mampu menciptakan ratusan lapangan kerja baru. “Misalnya di Sembulang, intervensi dari KKP bisa menyerap sekitar 414 tenaga kerja baru atau 14 persen dari populasi. Selain itu, produksi perikanan ditargetkan meningkat dari 700 ton menjadi 800 ton per tahun, dengan komoditas utama rajungan, teri, baronang, dan kerapu,” paparnya.

Selain itu, KNMP juga akan dilengkapi dengan fasilitas penting untuk menunjang aktivitas nelayan. “Akan ada pelabuhan, SPBUN, pabrik es, gerai alat tangkap, hingga perbengkelan. Semua untuk mendukung kegiatan nelayan agar lebih produktif,” tambah Yudi.

Baca Juga :  Amsakar-Li Claudia Lepas Pawai Pembangunan 2025, Warna-warni Budaya dan Kendaraan Hias Tampil Memukau

Nelayan Harus Kompak

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan juga pada kebersamaan masyarakat.

“Bapak-bapak harus kompak, nelayan harus maju. Semua program ini dari masyarakat untuk masyarakat kelola. Nantinya akan ada pabrik es, hingga pusat kuliner ikan segar yang bisa meningkatkan nilai tambah ekonomi nelayan,” kata Li Claudia.

Dengan hadirnya KNMP, Batam diharapkan tidak hanya menjadi kota industri dan pariwisata, tetapi juga pusat ekonomi maritim yang berdaya saing tinggi di wilayah perbatasan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru