Amsakar Tinjau TPS Bengkong Sadai: Pastikan Tata Kelola Sampah Batam Lebih Baik dan Berkelanjutan

- Publisher

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad meninjau langsung kondisi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Bengkong Sadai, Senin (20/10/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad meninjau langsung kondisi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Bengkong Sadai, Senin (20/10/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Langkah kaki Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, perlahan menapaki tanah merah yang dikelilingi tumpukan sampah di Bengkong Sadai. Bau menyengat menusuk hidung, namun ia tetap berjalan mantap, meninjau langsung Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang kini tampak tak layak lagi digunakan.

Hari Senin (20/10/2025), Amsakar datang bukan sekadar meninjau, tetapi memastikan Batam bergerak menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, modern, dan berkelanjutan.

Kunjungan ini dilakukan setelah Amsakar menerima laporan masyarakat dan dinas teknis terkait kondisi TPS yang dinilai memprihatinkan. Lokasi TPS yang berdekatan dengan kawasan permukiman dan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) juga menimbulkan kekhawatiran tersendiri.

“Saya mendapatkan informasi bahwa kondisi TPS kita sudah sangat tidak mendukung. Selain itu, area ini juga harus dibersihkan karena bersinggungan dengan proyek IPAL. Situasi di lapangan sudah tidak kondusif, jadi saya turun langsung untuk melihat dan mencarikan solusi,” ujar Amsakar di lokasi.

BACA JUGA:  Warga Kabil Usulkan Peningkatan Infrastruktur hingga Pemberdayaan Masyarakat

Didampingi jajaran BP Batam, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam Suhar, serta pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Amsakar meninjau area sekitar TPS dan berbincang dengan warga yang berada di sekitar lokasi.

Dipindahkan ke Tanjung Buntung, Tekan Biaya dan Kurangi Dampak Lingkungan

Dari hasil peninjauan, Amsakar memastikan TPS Bengkong Sadai akan segera direlokasi ke wilayah Tanjung Buntung.

Keputusan ini diambil untuk menjaga kenyamanan masyarakat dan mendukung kelancaran proyek IPAL yang tengah dikerjakan.

“Kalau tetap di lokasi sekarang, kita harus membangun jembatan dengan biaya sekitar Rp3 miliar. Padahal area ini dalam beberapa tahun ke depan akan bernilai komersial, dan tentu masyarakat sekitar juga tidak nyaman jika sampah terus dibuang di sana,” jelasnya.

BACA JUGA:  Sumringahnya Yudha Pelukis Difabel Saat Berikan Lukisan ke Amsakar

Menurutnya, langkah relokasi ini menjadi solusi paling efisien sekaligus bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menata sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.

Sinkronisasi Antarinstansi dan Rencana Pembangunan Incinerator

Amsakar juga mengarahkan Dinas Lingkungan Hidup dan BP Batam untuk segera berkoordinasi mempersiapkan lokasi baru dari sisi teknis maupun operasional.

Ia menegaskan, penataan sistem pengelolaan sampah adalah prioritas utama seiring pesatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di Batam.

“Prinsipnya, kita ingin menyiapkan tempat pembuangan sampah yang lebih baik. Batam ini rumah kita bersama, jadi harus kita rawat,” tegas Amsakar.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Amsakar juga mengungkapkan rencana pembangunan tiga unit incinerator di wilayah Kota Batam.

Masing-masing unit akan melayani dua kecamatan agar pengelolaan sampah lebih efisien, higienis, dan ramah lingkungan.

BACA JUGA:  BNN Provinsi Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban TPA, meminimalisasi pencemaran, serta membuka peluang pemanfaatan energi dari proses pengolahan sampah.

Ajak Masyarakat Jadi Bagian dari Solusi

Bagi Amsakar, persoalan kebersihan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak warga Batam untuk aktif menjaga lingkungan dan memilah sampah sejak dari rumah.

“Mari kita sama-sama menjaga Batam tetap bersih. Buanglah sampah pada tempatnya. Kalau sampahnya masih bisa diolah atau bernilai ekonomis, lebih baik dimanfaatkan, jangan langsung dibuang,” pesannya.

Ia menegaskan, kesadaran masyarakat untuk mengurangi dan mengelola sampah dengan bijak akan menjadi fondasi penting bagi masa depan kota.

“Batam bukan hanya harus bersih secara fisik, tapi juga harus menjadi kota yang sadar lingkungan dan bertanggung jawab terhadap masa depannya,” tutup Amsakar dengan optimistis.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam
BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026
BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap
Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam
Soroti Banjir Batam, Tiga Siswi MAN IC Melaju ke Final Nasional Lomba APBN-APBD
DPD KNPI Kepri Bagikan 1.000 Masker di Batam, Desak Pemerintah Bergerak Cepat Tangani Kabut Asap
Listrik Batam Pulih, Amsakar Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak dan Dorong Perbaikan Layanan
Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:24 WIB

BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Soroti Banjir Batam, Tiga Siswi MAN IC Melaju ke Final Nasional Lomba APBN-APBD

Berita Terbaru