Ciptakan SDM Industri Unggul, Ketua DPRD Batam Dorong Peningkatan Pelatihan Keterampilan

- Publisher

Senin, 27 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto. Foto: Istimewa

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Meningkatnya pemesanan kapal ke Perusahaan galangan kapal di awal tahun 2023, menyebabkan Batam mengalami kekurangan tenaga las atau welder yang sesuai dengan kebutuhan di dunia industri galangan kapal.

Kondisi ini pun diakui DPC Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Kepri sudah dialami sejak tahun 2022 lalu.

BACA JUGA :

Blusukan ke Bengkong dan Batu Ampar, Ketua DPRD Batam ‘Dicurhati’ Legalitas Lahan hingga Semeninsasi

Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam mendorong program pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Dimana hal ini sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing agar dapat berkontribusi mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

BACA JUGA:  Mutasi Polri, Wakapolda Kepri Ikut Diganti

“Peningkatan SDM Industri untuk di wilayah Batam dan Provinsi Kepri ini, kiranya menjadi penting dan menjadi kunci keberhasilan dan kesuksesan daerah kita di masa depan. Terlebih lagi, letak strategis dari Batam yang berdekatan langsung dengan negara-negara Asia, diantara Singapura, Malaysia hingga Vietnam yang sangat menguntungkan,” terang Ketua DPRD Batam Nuryanto SH MH pada Senin (27/2/2023) siang.

Oleh karenanya, Politisi PDI Perjuangan ini pun mendorong Pemerintah Daerah menciptakan program-program ketrampilan yang khusus di Kawasan Ekonomi seperti Batam yang terkenal akan KEK nya.

Dengan adanya program ketrampilan ini, setidaknya bisa meningkatkan taraf hidup masyarakatnya menjadi lebih baik. Sekaligus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan kualitas masyarakatnya.

BACA JUGA:  Audiensi BTN dan DPRD Batam, Pietra Paloh: BTN Hadir untuk Memanusiakan Manusia, Bangun Ekosistem UMKM

BACA JUGA :

Ganggu Iklim Investasi di Batam, Nuryanto Minta Pemerintah Evaluasi Layanan KKPR

“Pelatihan khusus di Kawasan Industri ini saya pandang sangat perlu dan penting. Kalau pun ada, peningkatan dari pelatihan ketrampilan ditingkatkan lagi. Sehingga di masa mendatang, sejumlah perusahaan-perusahaan Industri yang ada di Batam tidak perlu lagi mendatangkan pekerja (SDM,red) dari luar daerah maupun luar negeri,” tegas pria yang akrab disapa Cak Nur ini.

Sebelumnya, Ketua DPC Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Kepri, Ali Ulai mengatakan sejumlah perusahaan Galangan kapal mengalami kekurangan tenaga Welder atau Las. Walhasil, kondisi ini dikuatirkan menghambat proses pengerjaan pesanan kapal baru.

BACA JUGA:  Amsakar–Li Claudia Hadiri Syukuran XXV DPRD Batam, Apresiasi Sinergi dan Dedikasi Wakil Rakyat

“Persoalan masih sama. Kita kekurangan tukang las. Galangan butuh banyak tukang las tapi sekarang susah dapat tukang las (yang sesuai),” ujar Ali.

Untuk orderan pembuatan ataupun perbaikan kapal diakui Ali cukup banyak saat ini. Hampir setiap galangan menerima pesanan pembuatan kapal. Namun karena kekurangan tenaga las sehingga pelaku industri galangan kapal agak pesimis untuk bisa mengakomodir semua pesanan tersebut.

“Kita sudah duduk dengan pihak pemerintah, cuman belum ada solusi untuk masalah ini. Kita masih menunggu supaya ada terobosan untuk memenuhi kuota tenaga las di Batam dan Kepri ini,” ujarnya. (RP)

Berita Terkait

Penggerebekan Kasino Batam: 197 Orang Diamankan, 10 WNA dan Rp7,7 Miliar Disita
BP Batam Hormati Hak Warga, Buka Ruang Dialog dan Verifikasi dalam Penyiapan Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih
Jelang HUT ke-81 RI, Amsakar dan Li Claudia Pastikan Kesiapan Upacara di Batam
Sudah Pindah ke Batam, Tapi Tak Bisa Urus AK-1 karena KTP Non-Permanen
Kaveling Laut dan Reklamasi Tanpa Izin Marak di Batam, PSDKP Ungkap Tren Pelanggaran
BP Batam Apresiasi Kesadaran Penerima Alokasi Tanah: 66 Pelaku Usaha Lakukan Pelaporan Mandiri
Sinergi BP Batam dan Ombudsman RI Dorong Pelayanan Publik di Batam
Pemko Batam Perkuat Persiapan Program MBG, Amsakar Soroti Data Penerima hingga Rantai Pasok

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Penggerebekan Kasino Batam: 197 Orang Diamankan, 10 WNA dan Rp7,7 Miliar Disita

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Amsakar dan Li Claudia Pastikan Kesiapan Upacara di Batam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Sudah Pindah ke Batam, Tapi Tak Bisa Urus AK-1 karena KTP Non-Permanen

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Kaveling Laut dan Reklamasi Tanpa Izin Marak di Batam, PSDKP Ungkap Tren Pelanggaran

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:19 WIB

BP Batam Apresiasi Kesadaran Penerima Alokasi Tanah: 66 Pelaku Usaha Lakukan Pelaporan Mandiri

Berita Terbaru