INIKEPRI.COM – Pernah merasa ingin buang air kecil terus-menerus, tapi urine yang keluar hanya sedikit dan terasa perih? Hati-hati, bisa jadi itu bukan sekadar “anyang-anyangan” biasa.
Meski sering dianggap sepele, keluhan ini bisa menjadi tanda awal infeksi saluran kemih (ISK) yang perlu segera ditangani.
Mengutip dari Alodokter, anyang-anyangan umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri Escherichia coli yang masuk ke saluran kemih. Bakteri ini sering berasal dari area anus yang berpindah ke uretra akibat kebersihan yang kurang terjaga.
Selain itu, kurang minum air putih, kebiasaan menahan buang air kecil, atau pola hidup tidak higienis juga dapat memperparah kondisi ini.
Menariknya, wanita lebih rentan mengalami anyang-anyangan dibanding pria. Alasannya sederhana: saluran kemih perempuan lebih pendek sehingga bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih.
Gejalanya pun khas — sensasi nyeri dan panas saat berkemih, frekuensi buang air kecil meningkat, namun volume urine sangat sedikit. Bila diabaikan, kondisi ini bisa berkembang menjadi ISK yang lebih serius, bahkan berisiko mengganggu fungsi ginjal.
Lalu, bagaimana cara mencegahnya?
Kuncinya ada pada gaya hidup bersih dan sehat:
- Minum cukup air putih setiap hari untuk membantu membilas bakteri dari saluran kemih.
- Jangan menahan buang air kecil terlalu lama.
- Selalu jaga kebersihan area genital, terutama setelah buang air kecil dan besar.
Konsumsi makanan bergizi dan hindari terlalu banyak kafein atau alkohol yang dapat mengiritasi kandung kemih.
Jika keluhan tidak kunjung membaik atau disertai demam dan nyeri punggung, sebaiknya segera periksa ke dokter. Penanganan dini akan mencegah komplikasi yang lebih berat.
Dengan kesadaran dan kebiasaan hidup sehat, anyang-anyangan sebenarnya bisa dicegah sejak awal.
Jadi, jangan tunggu sampai nyeri datang baru bertindak — dengarkan sinyal tubuhmu, karena kesehatan dimulai dari perhatian pada hal-hal kecil.
Penulis : DI
Editor : IZ

















