Amsakar Buka Sosialisasi Verifikasi Daftar Hitam, Tegaskan Pengadaan Harus Bebas Intervensi

- Admin

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Sosialisasi Mekanisme Pemeriksaan dan Verifikasi Pemberian Rekomendasi Daftar Hitam bagi penyedia barang/jasa di Aula Engku Hamidah. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Sosialisasi Mekanisme Pemeriksaan dan Verifikasi Pemberian Rekomendasi Daftar Hitam bagi penyedia barang/jasa di Aula Engku Hamidah. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM — Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Sosialisasi Mekanisme Pemeriksaan dan Verifikasi Pemberian Rekomendasi Daftar Hitam bagi penyedia barang/jasa di Aula Engku Hamidah, Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Rabu (19/11/2025). Kegiatan ini diikuti 120 peserta yang terdiri dari PPK di tiap OPD dan 28 auditor.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari LKPP RI, Rinaldi Morintoh, S.H., M.Kn., Analis Hukum Ahli Madya Direktorat Penanganan Permasalahan Hukum. Kehadiran Rinaldi memberi penjelasan teknis mengenai mekanisme verifikasi, standar hukum, hingga dasar penetapan rekomendasi daftar hitam.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan sosialisasi ini merupakan langkah strategis memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. (Good Governance and Clean). Ia menyebut komitmen tersebut selaras dengan Asta Cita  Presiden Prabowo Subianto dalam reformasi politik, hukum, dan pemberantasan korupsi.

Baca Juga :  Bahagianya Warga Sagulung Dikunjungi Tim Safari Wawako Amsakar Achmad

Amsakar menyoroti masih adanya persepsi publik bahwa proses pengadaan kerap diwarnai kepentingan tertentu. Karena itu, ia meminta seluruh pejabat meninggalkan praktik-praktik lama yang membuka ruang permainan dan tidak objektif.

“Penetapan penyedia tidak boleh dipengaruhi siapa yang harus menang atau siapa yang sengaja dibuat kalah. Pemerintahan yang baik harus berdiri di atas profesionalisme, bukan like and dislike,” tegasnya.

Ia meminta peserta memahami mekanisme verifikasi daftar hitam secara menyeluruh agar setiap keputusan berbasis standar yang jelas. Menurutnya, kejelasan pedoman membuat proses lebih tepat, transparan, dan bebas celah penyimpangan.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Warga Batam Kota Dapat Bantuan Sembako dari BP Batam

“Jika pedoman sudah terang, keputusan akan lebih mudah dan akurat. Jangan ragu menentukan apakah suatu badan usaha memenuhi syarat atau harus direkomendasikan masuk daftar hitam,” ujarnya.

Amsakar kembali menekankan bahwa dirinya tidak pernah mentoleransi intervensi dalam pengadaan. Ia mengingatkan bahwa seluruh proses harus berjalan tanpa beban kepentingan yang dititipkan kepada panitia maupun penyelenggara.

Sementara itu, Hendriana Gustini, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, menegaskan bahwa sosialisasi ini menjadi pedoman penting bagi para pejabat pengadaan. Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi SDM dalam memahami ketentuan, prosedur, dan dokumen verifikasi calon penyedia yang diusulkan masuk daftar hitam. Selain itu, sosialisasi ini memastikan proses daftar hitam berjalan sesuai regulasi sehingga keputusan yang diambil akuntabel dan transparan.

Baca Juga :  Wako Batam Amsakar: Bentengi Perempuan dan Anak dari Ancaman Kekerasan dan TPPO

Ia juga menekankan pentingnya verifikasi yang terstandar untuk meminimalkan sengketa, sekaligus mendorong integritas dalam proses pengadaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antar OPD dalam pengawasan serta penerapan sanksi daftar hitam.

“Sepanjang tahun ini tidak ada penyedia yang mengajukan keberatan, menandakan mayoritas sudah mematuhi aturan dengan baik,” ucapnya.

Sosialisasi ini juga dirangkaikan dengan kampanye antikorupsi menjelang peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia pada 9 Desember, sebagai penguat komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pengadaan yang bersih dan terpercaya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB