Menuju Batam Bersih, Li Claudia Tinjau Enam Lokasi TPS dan Siapkan Sistem Modern

- Admin

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meninjau enam lokasi yang diusulkan sebagai Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kecamatan Bengkong. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meninjau enam lokasi yang diusulkan sebagai Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kecamatan Bengkong. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat komitmen mewujudkan kota yang bersih. Sebagai langkah cepat mewujudkan komitmen itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meninjau enam lokasi yang diusulkan sebagai Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kecamatan Bengkong sekaligus sebagai bagian dari rencana penerapan sistem pengelolaan sampah modern dan lebih disiplin.

Peninjauan lokasi pada Senin (8/12/2025) itu, dimulai di Kelurahan Tanjung Buntung, tepatnya di belakang Pasar Perumahan Pesona Mantang RW 15 dan di Jalan Ranai Bengkong Polisi RW 11.

Li Claudia bersama rombongan kemudian bergerak ke Kelurahan Bengkong Laut, meninjau area tanah kosong setelah warung rujak dekat lampu merah RW 10 depan BMC. Lokasi berikutnya berada di Kelurahan Bengkong Indah, tepatnya di kawasan Komplek Supermarket Gogo RW 08 Bengkong Aljabar.

Baca Juga :  Amsakar: Drainase, Reboisasi, dan Tata Ruang Kunci Atasi Banjir Batam

Peninjauan ditutup di Kelurahan Sadai, yakni di lahan kosong PT Mawar Sarin RW 05 (samping Lytech) dan di sekitar Pasar Cahaya Garden RW 16.

Li Claudia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperkuat pengelolaan sampah yang lebih tertib dan modern tanpa menimbulkan bau maupun tumpukan yang mengganggu.

“Percaya sama kami, kami ingin Batam bersih. Kami tidak mau sampah bau dan berserak. Nantinya sampah dipilah sejak dari TPS, sehingga ketika tiba di TPA kondisinya sudah teratur dan lebih mudah terolah,” tegasnya.

Li Claudia menambahkan, setiap rencana pembangunan TPS akan disosialisasikan kepada masyarakat terlebih dahulu. Pemerintah memastikan seluruh proses mempertimbangkan aspirasi warga dan tokoh masyarakat.

Baca Juga :  Hewan Kurban Idul Adha 1444 H di Batam Dikarantina Tiga Hari

“Nanti masyarakat akan kami beri tahu dan sosialisasikan lagi sebelum pembangunan TPS dimulai. Kami rapatkan dulu. Tidak mungkin kami putuskan tanpa pertimbangan dari masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penanganan sampah harus dilakukan lebih disiplin. Pemerintah menargetkan persoalan sampah di Batam dapat tertangani secara menyeluruh pada tahun depan.

“Tahun depan sampah Batam harus beres, tidak boleh lagi berserakan. Setelah titiknya ditetapkan, kami akan mengundang tokoh masyarakat dan menjelaskan sistemnya. TPS harus menjadi tempat yang baik, rapi, dan tidak menimbulkan masalah lagi,” jelasnya.

Li Claudia turut menyebut bahwa Batam akan mengadopsi sistem pengelolaan sampah dari kota-kota modern. Ia mencontohkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengolah sampah menjadi energi terbarukan dan produk daur ulang dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Baca Juga :  Batam Tambah Daya Tarik Investasi, Amsakar Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Strategis

“Coba lihat di YouTube bagaimana pengolahan sampah di IKN dan Singapura. Itu akan kita jadikan contoh. Singapura saja butuh 10-15 tahun mendidik warganya agar disiplin soal sampah. Kita pun harus bersama-sama mengajak warga agar mau berubah dan menjaga kebersihan,” tambahnya.

Dalam peninjauan lokasi TPS tersebut, Li Claudia didampingi Kepala Dinas CKTR Azril Apriansyah, Camat Bengkong Fairuz, Kabid Persampahan DLH Iqbal, serta perwakilan dari BP Batam.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB