INIKEPRI.COM – Puluhan rumah warga di Desa Sedanau Timur, Kecamatan Bunguran Batubi, terendam banjir rob yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama pada malam hari ketika air pasang mencapai puncaknya.
Camat Bunguran Batubi, Erlina, turun langsung meninjau permukiman warga pada Minggu (7/12/2024) malam. Ia menyebutkan bahwa jumlah rumah terdampak terus meningkat signifikan.
“Dari pantauan di lapangan, rumah yang terendam sudah mencapai 50 unit. Pada malam sebelumnya hanya belasan,” ujarnya.
Rumah Berdiri di Atas Aliran Sungai
Menurut Erlina, banjir rob dipicu oleh lokasi permukiman yang sebagian besar berada tepat di atas aliran sungai. Saat air laut pasang penuh, limpasan air tidak dapat tertahan sehingga langsung masuk ke kawasan hunian.
“Ketinggian air yang masuk ke rumah warga sekitar selutut orang dewasa,” tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis Sedanau Timur memang menjadikan wilayah tersebut rawan terendam ketika pasang tinggi terjadi. Warga pun diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari.
Sebagian Warga Memilih Bertahan
Saat meninjau lokasi, Erlina mengimbau warga agar mengungsi ke tempat yang lebih aman. Namun, sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing.
“Warga tetap bertahan dengan berbagai alasan, salah satunya karena air biasanya tidak lama dan akan surut mengikuti pasang surut laut,” jelasnya.
Meski demikian, pihak kecamatan tetap menyiapkan langkah antisipasi apabila ketinggian air kembali meningkat. Koordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait terus dilakukan agar kebutuhan warga terdampak tetap terpenuhi.
Imbauan Waspada
Erlina berharap masyarakat tidak menyepelekan potensi banjir rob berikutnya. Menurutnya, keselamatan warga harus menjadi prioritas utama, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil dan lansia.
Penulis : RP
Editor : IZ

















