Gaji P3K Lewat BPR Tuah Karimun Dikritik, Yusrizal Minta Pemda Evaluasi

- Publisher

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Karimun, Yusrizal. Foto: Istimewa

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Karimun, Yusrizal. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Karimun, Yusrizal, mengkritisi kebijakan penyaluran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Pegawai Paruh Waktu yang dilakukan melalui Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Tuah Karimun. Menurutnya, sistem tersebut justru menimbulkan kesulitan dan beban tambahan bagi para pegawai.

Yusrizal yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau menilai kebijakan tersebut perlu segera dikaji dan dievaluasi oleh pemerintah daerah.

“Saya meminta pemerintah daerah mengkaji dan mengevaluasi kembali sistem penggajian P3K yang ditransfer melalui BPR Tuah Karimun. Kasihan mereka, terkesan dipersulit,” ujar Yusrizal, dikutip dari alurnews.com, Kamis (5/2/2026).

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Restui Pelebaran Jalan Tanjungbatu-Sawang Kundur Senilai Rp 46 Miliar

Ia menjelaskan, keterbatasan sarana dan prasarana perbankan menjadi persoalan utama. BPR Tuah Karimun dinilai belum memiliki fasilitas memadai seperti mesin ATM, sehingga pegawai terpaksa melakukan penarikan tunai secara manual.

“Tidak adanya ATM, ditambah biaya transfer antarbank dan potongan administrasi, jelas membebani. Pegawai harus mengantre panjang hanya untuk menarik gaji mereka,” ungkapnya.

BACA JUGA:  MI Negeri 2 Karimun Gelar Santunan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa dalam Semarak Ramadhan 1446 H

Menurut Yusrizal, seharusnya penyaluran gaji dilakukan melalui bank yang memiliki layanan lengkap dan akses mudah, sehingga tidak menyulitkan pegawai dalam menerima haknya.

“Gaji itu hak pegawai. Semestinya ditransfer ke bank yang sarana dan prasarananya mumpuni agar mempermudah, bukan malah membuat mereka repot,” tegasnya.

Ia juga menilai, BPR Tuah Karimun seharusnya lebih dulu melengkapi infrastruktur layanan sebelum dipercaya mengelola penyaluran gaji aparatur pemerintah.

“Tarif yang tinggi harus dibarengi dengan pelayanan maksimal. Sarana dan prasarana harus memadai agar nasabah merasa nyaman. Jangan hanya mengejar keuntungan, tetapi justru menyulitkan P3K dan pegawai paruh waktu,” katanya.

BACA JUGA:  Beberapa Kuliner Khas dari Karimun, Salah Satu Kabupaten di Kepulauan Riau

Lebih jauh, Yusrizal berharap BPR Tuah Karimun dapat menjalankan bisnis perbankan secara profesional dengan menawarkan program-program unggulan, bukan bergantung pada kebijakan penyaluran gaji melalui pemerintah daerah.

“Sebaiknya DPRD Karimun mengambil langkah konkret dengan memanggil OPD terkait yang menyalurkan gaji P3K ini. Jika perlu, gaji mereka dipindahkan saja ke bank-bank yang sudah memiliki layanan lengkap,” pungkasnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Sumber Berita: alurnews

Berita Terkait

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah
Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia
ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa
Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless
Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya
Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”
Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun
Ironi Guru Karimun: Puluhan Tahun Mengajar, DPR Minta Status Segera Diperjelas

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:43 WIB

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:02 WIB

Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:26 WIB

ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:51 WIB

Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless

Rabu, 29 April 2026 - 08:45 WIB

Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya

Berita Terbaru