Wali Kota Batam Buka Rakernas ADEKSI 2026, Sinergi Lembaga Jadi Kunci Pembangunan Daerah

- Publisher

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Rakernas ADEKSI) Tahun 2026 di Planet Holiday Hotel, Senin (9/2/2026). Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Rakernas ADEKSI) Tahun 2026 di Planet Holiday Hotel, Senin (9/2/2026). Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Rakernas ADEKSI) Tahun 2026 di Planet Holiday Hotel, Senin (9/2/2026).

Forum nasional ini menjadi wadah strategis untuk membahas penguatan fungsi legislasi, peningkatan kualitas pengawasan, serta tata kelola pemerintahan daerah yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan ADEKSI yang telah menunjuk Batam sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut. Menurutnya, kepercayaan ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kota Batam untuk terus memperkuat kolaborasi antarlembaga.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus ADEKSI yang telah menginisiasi forum nasional ini dan memilih Batam sebagai lokasi pelaksanaan,” ujar Amsakar.

BACA JUGA:  Batam Raih WTP ke-13 Berturut-turut, Amsakar Apresiasi BPK dan Komit Tingkatkan Tata Kelola Keuangan

Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan keunikan tata kelola pemerintahan di Batam. Selain menjabat sebagai Wali Kota Batam, ia juga mengemban amanah sebagai Kepala BP Batam. Menurutnya, posisi ini memberikan kemudahan dalam menyinergikan kebijakan pembangunan sosial kemasyarakatan dengan pengelolaan investasi dan perizinan.

“Dua lembaga kini berjalan searah karena dipimpin oleh orang yang sama. Hal ini membuat proses pengambilan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan di Batam menjadi lebih efektif dan cepat,” jelasnya.

Amsakar turut mengulas perjalanan pembangunan Batam yang telah berlangsung sejak akhir dekade 1960-an. Ia menyebutkan, pertumbuhan industri Batam diawali dengan kehadiran fasilitas Pertamina di Pulau Sambu pada 1969, dilanjutkan dengan pembentukan Otorita Batam pada 1973, serta berdirinya Pemerintah Kota Batam pada 1983. Batam kemudian resmi menjadi daerah otonom melalui Undang-Undang Nomor 53 Tahun 1999.

BACA JUGA:  Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Penguatan tata kelola pemerintahan Batam semakin terasa sejak diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 62 Tahun 2019 yang menetapkan Wali Kota sebagai ex officio Kepala BP Batam. Kebijakan ini dinilai mampu mempererat koordinasi antara pemerintah daerah dan pengelolaan kawasan strategis nasional.

Seiring perkembangan tersebut, Batam tumbuh sebagai kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas yang menjadi pusat industri, perdagangan, pariwisata, galangan kapal, serta logistik regional.

Arah pembangunan Batam semakin dipertegas melalui terbitnya dua regulasi baru dari pemerintah pusat, yakni PP Nomor 25 Tahun 2025 tentang pemberian kewenangan penuh perizinan kepada BP Batam serta PP Nomor 28 Tahun 2025 mengenai layanan perizinan berbasis risiko. Regulasi ini memungkinkan investor mengurus seluruh perizinan secara terpadu langsung di Batam.

BACA JUGA:  Komisaris PLN Batam Dukung Inisiatif Penyesuaian Harga Gas

“Seluruh perizinan kini dapat diselesaikan di Batam. Investor tidak perlu lagi ke Jakarta karena layanan perizinan terpusat di Mal Pelayanan Publik. Ini merupakan bentuk kepercayaan besar pemerintah pusat kepada Batam,” tegas Amsakar.

Ia menambahkan, kemudahan perizinan tersebut dirancang untuk meningkatkan daya saing Batam sebagai daerah tujuan investasi strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Menutup sambutannya, Amsakar mengajak seluruh peserta Rakernas ADEKSI 2026 untuk terus memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga dan antardaerah menjadi kunci dalam melahirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat serta menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Amsakar–Li Claudia Beri Keringanan untuk Warga
Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan
Amsakar Achmad Kembali Pimpin MD KAHMI Batam, Terpilih Aklamasi Periode 2026-2031
Aweng Kurniawan Pimpin Gerakan Indonesia ASRI di Tanjung Riau, Gerindra Batam Sasar Lingkungan Warga
HUT ke-5 GARPU NasDem Kepri, Tegaskan Komitmen Bergerak Bersama Rakyat
PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS
Sidak Malam-Malam, Ombudsman Soroti Dugaan Pungli dan 321 WBP di Lapas Perempuan Batam
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Agustus 2026: Arus Logistik Menguat, General Cargo Batu Ampar Tembus Target 102%

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:38 WIB

Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Amsakar–Li Claudia Beri Keringanan untuk Warga

Senin, 21 September 2026 - 16:30 WIB

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

Minggu, 20 September 2026 - 10:33 WIB

Aweng Kurniawan Pimpin Gerakan Indonesia ASRI di Tanjung Riau, Gerindra Batam Sasar Lingkungan Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 19:50 WIB

HUT ke-5 GARPU NasDem Kepri, Tegaskan Komitmen Bergerak Bersama Rakyat

Sabtu, 19 September 2026 - 11:21 WIB

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

Berita Terbaru