INIKEPRI.COM – Suasana hangat bercampur harapan menyelimuti Fasum Taman Bacaan Hijau RT/RW 07/03, Taman Sari Hijau, Tiban, Selasa (31/3/2026) malam. Warga yang telah lama menanti kehadiran wakilnya akhirnya bisa menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Anggota DPRD Kota Batam, Rival Pribadi, hadir dalam kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kehadirannya disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan kebutuhan mendesak di lingkungan mereka.
Dalam sambutannya, Rival menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk merealisasikan janji-janji yang pernah disampaikan kepada masyarakat.
“Pembangunan fasilitas umum ini merupakan bagian dari komitmen yang sudah saya sampaikan sebelumnya. Insya Allah tahun ini kita realisasikan. Termasuk juga semenisasi jalan di lingkungan Taman Sari Hijau yang menjadi kebutuhan mendasar warga,” ujar ketua Fraksi Partai NasDem tersebut, disambut tepuk tangan warga.
Rival pada kesempatan reses ini juga mengingatkan kepada warga yang hadir tentang pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kondusivitas, khususnya di era digital saat ini.
“Saya mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar. Mari kita jaga suasana tetap aman dan kondusif,” pesannya.

Memasuki sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan aspirasi mereka. Zulfa Ibrahim, perwakilan warga yang tinggal di kawasan perbukitan, mengungkapkan persoalan air bersih yang telah lama menjadi keluhan.
“Kami harus menampung air tengah malam hingga menjelang subuh. Kondisi ini sudah bertahun-tahun kami alami. Sampai kapan kami harus seperti ini?” ungkapnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Bayu Saputra, Ketua RT 08, yang meminta perhatian terhadap infrastruktur jalan di wilayahnya.
“Kami berharap ada semenisasi di beberapa ruas jalan, khususnya di RT 08 RW 03 dan RT 04 RW 04, karena kondisinya sudah cukup memprihatinkan,” katanya.
Sementara itu, Susan, Ketua Posyandu RT 02, menyampaikan kebutuhan fasilitas pendukung kegiatan masyarakat.
“Posyandu kami belum memiliki pagar dan kursi. Setiap ada kegiatan, kami harus meminjam dari RT lain. Kami berharap ini bisa menjadi perhatian,” ujarnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rival menjelaskan bahwa tidak semua persoalan dapat diselesaikan secara langsung oleh DPRD, khususnya terkait pengelolaan air bersih di Batam.
“Untuk persoalan air, perlu kami sampaikan bahwa DPRD tidak bermitra langsung dengan pengelola air. Kewenangan itu berada pada pemerintah pusat dalam hal ini DPR RI Namun, kami tetap akan menyampaikan aspirasi ini kepada Wali Kota agar menjadi perhatian serius,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini pemerintah tengah berupaya mencari solusi jangka panjang.
“Sebagai informasi, persoalan air ini sedang diurai. Ada proses lelang yang tengah dilakukan oleh BP Batam untuk menyelesaikan hal ini. Kita berharap setelah proses ini selesai, distribusi air bisa lebih baik dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” tambahnya.
Sementara untuk usulan infrastruktur dan fasilitas sosial, Rival meminta warga segera menyusun proposal agar dapat diperjuangkan dalam penganggaran berikutnya.
“Silakan disusun proposalnya. Nanti kita kawal bersama agar bisa masuk dalam prioritas pembangunan tahun anggaran mendatang,” tegasnya.
Sebagai penutup, Rival kembali mengajak seluruh warga untuk menjaga kekompakan dan memperkuat kebersamaan dalam menyampaikan aspirasi.
Ia menekankan, keberhasilan memperjuangkan program pembangunan sangat bergantung pada soliditas masyarakat itu sendiri.
“Kalau kita kompak, aspirasi yang disampaikan akan lebih kuat dan mudah diperjuangkan. Saya tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dan kebersamaan dari seluruh warga agar setiap usulan bisa kita kawal bersama hingga terealisasi,” ujarnya.
Rival juga berharap komunikasi antara masyarakat dan perwakilan rakyat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga setiap kebutuhan warga dapat terpetakan secara jelas dan diperjuangkan secara berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, ia optimistis berbagai persoalan yang dihadapi warga Taman Sari Hijau dapat diselesaikan secara bertahap, sekaligus mendorong pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan di Kota Batam.
Sebagai informasi, reses merupakan masa di mana anggota legislatif turun langsung ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan ini menjadi jembatan penting antara warga dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Penulis : IZ

















