Hadiri Dharma Santi Nyepi, Amsakar Sebut Kerukunan Umat Jadi Modal Utama Pembangunan Batam

- Publisher

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga berswafoto bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat perayaan Dharma Santi Nyepi Tingkat Kota Batam Tahun Baru Saka 1948 di Harmoni One Hotel, Batamkota. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Sejumlah warga berswafoto bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat perayaan Dharma Santi Nyepi Tingkat Kota Batam Tahun Baru Saka 1948 di Harmoni One Hotel, Batamkota. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Perayaan Dharma Santi Nyepi Tingkat Kota Batam Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Harmoni One Hotel, Batamkota, Minggu (12/4/2026). Kehadirannya disambut hangat ratusan umat Hindu yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung pembangunan Kota Batam.

BACA JUGA:  Relawan Mengalun Cinta: Milad Ke-57 Amsakar Disambut Haru dan Janji Setia

Menurut dia, perayaan Dharma Santi bukan hanya seremoni keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi dan semangat saling memaafkan di tengah keberagaman masyarakat.

“Dharma Santi bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Harmonisasi ini merupakan modal utama dalam pembangunan Kota Batam,” ujarnya.

Amsakar menilai, nilai-nilai yang terkandung dalam Hari Raya Nyepi, khususnya pengendalian diri dan refleksi spiritual, sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun masyarakat yang disiplin, toleran, dan berintegritas.

BACA JUGA:  Kepala BP Batam Ambil Langkah Cepat Penataan Chassis Kontainer di Jalan Yos Sudarso

Ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat mengamalkan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, filosofi yang bermakna seluruh umat manusia adalah satu keluarga.

“Pemko Batam berkomitmen hadir untuk seluruh golongan. Kami ingin Batam menjadi rumah yang nyaman bagi semua pemeluk agama, di mana perbedaan menjadi kekuatan, bukan pemisah,” katanya.

Acara Dharma Santi tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Batam, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam.

BACA JUGA:  Memiliki Khasiat 'Ampuh' untuk Kesehatan, Air Alkaline 'OR' Mulai Dipasarkan di Batam Mulai Juni 2023

Melalui momentum itu, Pemerintah Kota Batam kembali menegaskan komitmennya menjaga keharmonisan antarumat beragama sebagai bagian dari identitas Batam sebagai kota yang inklusif dan majemuk.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Minggu Ini! Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor di Pollux, Harbour Bay, Botania 2 dan K Square
Tak Perlu Berlama-lama, Li Claudia Selesaikan Persoalan UWT Warga Puskopar
‘Simpang Pantek’ Diusulkan Berganti Nama! LAM Batam Ingin Wajah Kota Lebih Melayu, 24 Simpang dan Bundaran Diusulkan Berganti Nama
Pemko Batam Targetkan Pajak Listrik Rp437,4 Miliar pada 2026, Jadi Andalan PAD
Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni
Amsakar Dorong UMKM Pesisir Naik Kelas Lewat Program PLUT Goes to Pesisir
Kepala BP Batam Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Kota Batam
Amsakar Pasang Syarat Tegas, Investasi Rempang Harus Buka Pintu Lebar bagi Pekerja Lokal

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Minggu Ini! Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor di Pollux, Harbour Bay, Botania 2 dan K Square

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:39 WIB

Tak Perlu Berlama-lama, Li Claudia Selesaikan Persoalan UWT Warga Puskopar

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:45 WIB

‘Simpang Pantek’ Diusulkan Berganti Nama! LAM Batam Ingin Wajah Kota Lebih Melayu, 24 Simpang dan Bundaran Diusulkan Berganti Nama

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:15 WIB

Pemko Batam Targetkan Pajak Listrik Rp437,4 Miliar pada 2026, Jadi Andalan PAD

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:09 WIB

Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni

Berita Terbaru