KPDN dan Raja Mustakim Hadir untuk Sintia Bella, Bantuan Capai Rp10 Juta

- Publisher

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan KPDN kepada keluarga korban yang diwakili Zuraida, bibi dari Sintia Bella. Foto: Istimewa

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan KPDN kepada keluarga korban yang diwakili Zuraida, bibi dari Sintia Bella. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Di tengah kabar duka yang menimpa Sintia Bella, korban kecelakaan serius, secercah harapan hadir dari gerakan solidaritas masyarakat. Dalam waktu lebih dari sepekan, Komunitas Pencinta Domino Natuna (KPDN) Peduli Sosial berhasil menghimpun donasi hingga Rp10 juta.

Di balik capaian tersebut, terdapat peran kuat Ketua Dewan Pengarah KPDN, H. Raja Mustakim, yang tidak hanya memberi bantuan secara pribadi, tetapi juga menggerakkan kepedulian kolektif masyarakat Natuna.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan KPDN kepada keluarga korban yang diwakili Zuraida, bibi dari Sintia Bella, serta disaksikan pengurus Baznas Kabupaten Natuna, Jumat (17/4/2026).

Ketua panitia, Harsono, menjelaskan bahwa donasi awal yang terkumpul dari masyarakat, komunitas, dan donatur pribadi mencapai Rp6.242.000. Jumlah tersebut kemudian bertambah setelah adanya kontribusi dari Raja Mustakim hingga total menjadi Rp10 juta.

“Dana ini kami serahkan secara simbolis dan hari ini langsung kami kirim ke rekening ibu korban,” ujar Harsono.

BACA JUGA:  Domino Bangkitkan Antusias Warga Natuna, Raja Mustakim Sukses Hidupkan Turnamen KPDN

Ia menegaskan bahwa proses penggalangan hingga penyaluran dilakukan secara terbuka.

“Kami memastikan bantuan ini disalurkan secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Lebih dari Sekadar Donasi

Bagi Raja Mustakim, aksi ini bukan sekadar pengumpulan dana. Ia memandangnya sebagai bentuk nyata kehadiran komunitas di tengah masyarakat.

“Kami ingin kepedulian ini terus hidup. Ketika ada warga yang tertimpa musibah, di situlah kita harus hadir, saling membantu dan menguatkan,” ujarnya.

Nada suaranya sederhana, namun mencerminkan konsistensi panjang yang selama ini ia bangun bersama KPDN.

Berdasarkan catatan pemberitaan INIKEPRI.COM, KPDN di bawah arahannya bukan kali ini saja terlibat dalam aksi sosial. Komunitas ini sebelumnya juga aktif menggalang bantuan untuk korban kebakaran di Natuna, menginisiasi program Jumat Berkah, hingga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA:  Pertemuan yang Menghangatkan Hati: Raja Mustakim dan Sang Mentor, Datok Rida K Liamsi

Tak hanya itu, Raja Mustakim juga dikenal kerap mengarahkan kegiatan KPDN ke ranah yang lebih luas. Dari kegiatan keagamaan seperti penyaluran bantuan fasilitas masjid, hingga mendorong literasi sejarah dan edukasi melalui berbagai program komunitas.

Dalam beberapa momentum, KPDN bahkan menjadi ruang sosial yang menjembatani kebersamaan masyarakat. Turnamen domino yang digelar, misalnya, tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi wadah mempererat solidaritas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga.

Menggerakkan, Bukan Sekadar Mengajak

Ciri paling menonjol dari kepemimpinan Raja Mustakim adalah kemampuannya menggerakkan, bukan sekadar mengajak.

Dalam aksi penggalangan dana untuk Sintia Bella, hal itu kembali terlihat. Ketika donasi masyarakat terkumpul, ia hadir melengkapi kekurangan agar bantuan yang diberikan benar-benar layak dan berarti bagi keluarga korban.

BACA JUGA:  Raja Mustakim Satukan Olahraga, Hiburan, dan Aksi Sosial di Penutupan Turnamen KPDN

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa solidaritas tidak berhenti pada ajakan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus peduli. Bantuan sekecil apa pun sangat berarti, dan doa juga menjadi kekuatan bagi kesembuhan ananda Sintia Bella,” kata Raja Mustakim.

Solidaritas yang Menjadi Harapan

Aksi KPDN Peduli Sosial ini kembali menegaskan bahwa nilai gotong royong masih hidup di tengah masyarakat Natuna. Di saat musibah datang tanpa diduga, kepedulian kolektif menjadi sandaran harapan.

Bagi keluarga Sintia Bella, bantuan tersebut bukan hanya soal angka Rp10 juta. Lebih dari itu, ada pesan kuat bahwa mereka tidak sendiri menghadapi cobaan.

Dan di balik gerakan itu, ada sosok Raja Mustakim yang terus menjaga agar KPDN tidak hanya dikenal sebagai komunitas, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang nyata bagi masyarakat.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

PLUT Natuna Perluas Perlindungan Sosial, Ratusan UMKM Dibidik Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kementan Bangun Lima Irigasi Perpompaan di Natuna, Targetkan Petani Bisa Panen Tiga Kali Setahun
Enam Siswa MIS Darul Ulum Ranai Wakili Natuna pada OSN Tingkat Provinsi Kepri 2026
PLN Tambah Dua Mesin Mobiler di Sedanau, Pasokan Listrik Natuna Mulai Kembali Normal
DPRD Natuna Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Fraksi Beri Sejumlah Catatan Strategis
Bupati Cen Sui Lan Lantik Delapan Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Natuna
Tinjau Revitalisasi SDN 001 Sedanau, Bupati Cen Sui Lan Dorong Dukungan Anggaran Pendidikan untuk Natuna
Kunjungi Bunguran Barat, Bupati Cen Sui Lan Gelar Pasar Murah dan Tinjau Sejumlah Proyek Strategis

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:13 WIB

Kementan Bangun Lima Irigasi Perpompaan di Natuna, Targetkan Petani Bisa Panen Tiga Kali Setahun

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:11 WIB

Enam Siswa MIS Darul Ulum Ranai Wakili Natuna pada OSN Tingkat Provinsi Kepri 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 07:37 WIB

PLN Tambah Dua Mesin Mobiler di Sedanau, Pasokan Listrik Natuna Mulai Kembali Normal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:27 WIB

DPRD Natuna Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Fraksi Beri Sejumlah Catatan Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:49 WIB

Bupati Cen Sui Lan Lantik Delapan Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Natuna

Berita Terbaru