Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam

- Publisher

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya menjadikan Tanjung Banon sebagai kawasan pengembangan baru yang terintegrasi dengan ekosistem industri dan investasi Batam, sekaligus menjadi bagian penting dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa kawasan Tanjung Banon tidak hanya dipersiapkan sebagai lokasi program transmigrasi, tetapi juga masuk dalam pengembangan kawasan strategis Rempang–Galang melalui proyek Rempang Eco City.

“Kawasan ini tidak berdiri sendiri, tetapi terintegrasi dengan Batam sebagai kawasan industri dan investasi, sehingga memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat,” ujarnya, Jumat (17/4).

BACA JUGA:  Isra Mi'raj Bersama Masyarakat, Amsakar: Ini Momentum Transformasi Diri Menjadi Lebih Baik

Menurut Amsakar, pengembangan kawasan tersebut dirancang selaras dengan karakter Batam sebagai pusat perdagangan, industri, pariwisata, galangan kapal, serta logistik.

Ia menekankan, keberhasilan pembangunan di Tanjung Banon sangat ditentukan oleh efektivitas komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana kami mentransformasikan kebijakan kepada masyarakat agar kondisi di lapangan tetap kondusif dan dapat diterima dengan baik,” katanya.

Amsakar menambahkan, pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga partisipatif, sehingga masyarakat dapat terlibat langsung dalam proses pembangunan.

BACA JUGA:  Safari di Masjid Al Muhajirin Nongsa, Amsakar: Ramadan Momentum untuk Perbaiki Diri

Dalam konteks program transmigrasi, Tanjung Banon diproyeksikan menjadi embrio ekosistem ekonomi baru yang inklusif. Pemerintah telah menyiapkan berbagai dukungan, mulai dari kepastian kepemilikan lahan seluas 500 meter persegi per keluarga, rumah layak huni, hingga bantuan kebutuhan dasar pada tahap awal.

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi fasilitas terintegrasi guna mendukung akses layanan publik.

Untuk menjawab tantangan sosial-ekonomi masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan petani, pemerintah turut menyiapkan penguatan sektor produktif.

Di sektor perikanan, pembangunan dermaga oleh pemerintah pusat diharapkan mampu menunjang aktivitas nelayan. Sementara itu, penyediaan fasilitas bahan bakar melalui SPBU akan mendukung operasional di lapangan.

BACA JUGA:  Batam Salurkan Bantuan Rp4,7 Miliar untuk Korban Bencana di Sumut, Diterima Langsung Gubernur Bobby

Adapun di sektor pertanian, keterbatasan lahan akan diatasi melalui pengembangan konsep food estate yang memungkinkan sistem produksi lebih modern dan terintegrasi.

Amsakar optimistis, dengan perencanaan matang dan dukungan infrastruktur, Tanjung Banon akan berkembang menjadi kawasan strategis yang mampu menarik investasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap masyarakat Tanjung Banon tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian utama dalam ekosistem ekonomi baru yang sedang dibangun,” tegasnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani
Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan
Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam
BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026
BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap
Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam
Soroti Banjir Batam, Tiga Siswi MAN IC Melaju ke Final Nasional Lomba APBN-APBD
DPD KNPI Kepri Bagikan 1.000 Masker di Batam, Desak Pemerintah Bergerak Cepat Tangani Kabut Asap

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:24 WIB

BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap

Berita Terbaru