Terkuak! Rumah Mewah di Sukajadi Batam Jadi Basis Judol Jaringan Filipina-Kamboja Omzet Diduga Rp10 Miliar

- Publisher

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggrebekan rumah mewah yang dijadikan markas judul di Batam. Foto: Istimewa

Penggrebekan rumah mewah yang dijadikan markas judul di Batam. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Aktivitas mencurigakan di sebuah rumah mewah kawasan Perumahan Taman Golf Sukajadi, Batam, akhirnya terbongkar. Hunian elite yang selama ini tampak tertutup dan tenang itu ternyata diduga dijadikan pusat operasional judi online jaringan internasional yang menyasar pemain dari Indonesia.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan tim Satreskrim Polresta Barelang setelah melakukan penyelidikan terhadap aktivitas perjudian daring lintas negara yang diduga telah berjalan cukup lama.

Dalam operasi itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial HR yang diduga menjadi pengendali operasional jaringan judi online tersebut di Batam.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Debby Tri Andreastian, menjelaskan rumah di kawasan elite sengaja dipilih untuk menyamarkan aktivitas para pelaku agar tidak menimbulkan kecurigaan warga sekitar.

BACA JUGA:  Satreskrim Polresta Barelang Diganjar Penghargaan dari Pemprov Kepri

“Tempatnya memang dibuat seperti rumah tinggal biasa. Padahal di dalamnya digunakan untuk mengatur aktivitas operasional beberapa situs judi online,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Menurut Debby, jaringan tersebut terhubung dengan operator di luar negeri. Dari hasil penyelidikan sementara, perusahaan induknya disebut berada di Filipina, sedangkan aktivitas teknis dan pengelolaan operator dilakukan dari Kamboja.

Meski dijalankan dari luar negeri, pasar utama yang dibidik tetap masyarakat Indonesia. Para pelaku memanfaatkan media sosial untuk memperluas jaringan pemain dan mempromosikan situs judi mereka secara masif.

“Promosinya dilakukan lewat platform digital seperti Facebook, Instagram, dan TikTok. Operator yang mengelola promosi itu berada di Kamboja,” katanya.

BACA JUGA:  Pelaku Usaha Optimis Batam Jadi Pusat Niaga Lagi

Polisi menduga markas di Batam berfungsi sebagai pusat pengendalian untuk tiga situs judi online sekaligus. Selain pemasaran, aktivitas lain seperti pelayanan pelanggan dan pengelolaan administrasi juga dikendalikan secara terintegrasi.

Dari penelusuran aparat, sindikat tersebut diketahui sudah beroperasi sejak 2024 dan beberapa kali berpindah tempat untuk menghindari pelacakan aparat penegak hukum.

Tak hanya itu, bisnis ilegal tersebut disebut menghasilkan perputaran uang dalam jumlah fantastis. Berdasarkan data awal yang diamankan penyidik, omzet jaringan itu diperkirakan mencapai lebih dari Rp10 miliar setiap bulan.

BACA JUGA:  Sekda Batam Ingatkan Risiko Bencana di Kota Industri, RPBD Disiapkan Lebih Matang

“Nilai transaksinya cukup besar. Dari data yang kami temukan sementara, omzetnya bisa menembus lebih dari Rp10 miliar per bulan,” ungkap Debby.

Ia juga mengungkapkan para pekerja dalam jaringan tersebut menerima bayaran tinggi sesuai posisi masing-masing. Untuk bagian keuangan misalnya, gaji yang diterima disebut mencapai belasan juta rupiah setiap bulan.

Saat ini polisi masih mendalami aliran dana dan sistem transaksi yang digunakan jaringan tersebut, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan rekening bank dan dompet digital sebagai sarana penampungan uang hasil perjudian.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk menelusuri pihak-pihak lain yang terlibat, termasuk terkait alur transaksi keuangan mereka,” tegasnya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Kimia Farma Temui Keluarga Pasien Terkait Viral Pelayanan Klinik di Batam, Investigasi Internal Dilakukan
BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun Pusat Data AI, Li Claudia Sebut Batam Siap Jadi Hub Digital Dunia
Ulang Tahun ke-54 Li Claudia Chandra, Ulik Mulyawan: Semoga Langkah Pengabdian Selalu Dimudahkan
Li Claudia Chandra Genap 54 Tahun, Ketua DPRD Kota Batam Titip Doa dan Harapan Besar untuk Batam
Modus Baru Program MBG Terbongkar, Dua Titik Dapur SPPG Dijual Rp200 Juta di Batam
Buka Bimtek Pajak Daerah, Sekda Firmansyah Sampaikan Pesan Penting Li Claudia soal Pelayanan Publik
Gerak Cepat, BP Batam Perbaiki Jalan Rusak untuk Kenyamanan Masyarakat
BP Batam Tanamkan Nilai Profesionalisme dan Integritas kepada Pegawai

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:30 WIB

Terkuak! Rumah Mewah di Sukajadi Batam Jadi Basis Judol Jaringan Filipina-Kamboja Omzet Diduga Rp10 Miliar

Senin, 25 Mei 2026 - 15:16 WIB

Kimia Farma Temui Keluarga Pasien Terkait Viral Pelayanan Klinik di Batam, Investigasi Internal Dilakukan

Senin, 25 Mei 2026 - 13:04 WIB

BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun Pusat Data AI, Li Claudia Sebut Batam Siap Jadi Hub Digital Dunia

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:49 WIB

Ulang Tahun ke-54 Li Claudia Chandra, Ulik Mulyawan: Semoga Langkah Pengabdian Selalu Dimudahkan

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:30 WIB

Li Claudia Chandra Genap 54 Tahun, Ketua DPRD Kota Batam Titip Doa dan Harapan Besar untuk Batam

Berita Terbaru