82 Kampung Nelayan di Kepri Masuk Tahap Krusial, Ansar Genjot Realisasi Program Merah Putih

- Publisher

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang nelayan mendayung sampan di kawasan pesisir Desa Pulau Pinang, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan. Sebanyak 82 kawasan pesisir di Kepri yang diusulkan dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih kini telah memasuki tahap survei topografi. Foto: KepriProv

Seorang nelayan mendayung sampan di kawasan pesisir Desa Pulau Pinang, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan. Sebanyak 82 kawasan pesisir di Kepri yang diusulkan dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih kini telah memasuki tahap survei topografi. Foto: KepriProv

INIKEPRI.COM – Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kepulauan Riau terus bergerak menuju tahap yang lebih konkret. Dari total 120 kawasan pesisir yang diusulkan, sebanyak 82 lokasi kini telah memasuki proses survei topografi sebagai langkah awal penyusunan Detail Engineering Design (DED).

Tahapan tersebut menjadi syarat penting sebelum pembangunan fisik dapat dilaksanakan.

Sebaran lokasi yang sedang menjalani survei topografi mencakup hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Kepulauan Riau. Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi daerah dengan jumlah terbanyak, yakni 20 titik, disusul Kabupaten Lingga sebanyak 18 titik dan Kabupaten Natuna 17 titik.

Selain itu, terdapat 10 lokasi di Kabupaten Bintan, sembilan titik di Kabupaten Karimun, serta masing-masing empat titik di Kota Batam dan Kota Tanjungpinang.

Perkembangan program tersebut dibahas dalam Rapat Evaluasi dan Konsolidasi Usulan Kampung Nelayan Merah Putih yang dipimpin langsung Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (22/6/2026).

BACA JUGA:  Ekonomi Kepri Triwulan III 2025 Tumbuh 7,48 Persen, Tertinggi di Sumatera dan Ketiga Nasional

Dalam rapat tersebut, Ansar meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota agar bergerak lebih cepat dalam melengkapi berbagai persyaratan administrasi maupun data pendukung yang dibutuhkan dalam pelaksanaan survei.

“Saya berharap seluruh pihak dapat berperan aktif dalam menggesa percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Ansar.

Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting agar program yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut dapat segera terealisasi.

Ansar bahkan memastikan setelah proses survei terhadap 82 lokasi serta 18 titik tambahan prioritas selesai dilakukan, Pemerintah Provinsi Kepri akan menginisiasi pertemuan bersama seluruh kepala daerah dengan Menteri Kelautan dan Perikanan.

Pertemuan tersebut ditujukan untuk mempercepat realisasi pembangunan kawasan nelayan terpadu di daerah kepulauan.

BACA JUGA:  Podium Sunset dan Joging Track Taman Gurindam 12 Sudah Bisa Dimanfaatkan

“Saya mendorong bupati, wali kota, sekda kabupaten/kota, kepala desa, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau agar mempercepat pemenuhan seluruh persyaratan yang diperlukan secara cermat sehingga proses survei topografi dapat berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.

Ansar menilai Program Kampung Nelayan Merah Putih memiliki arti strategis bagi Provinsi Kepulauan Riau yang sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan pesisir.

Melalui program tersebut, kawasan nelayan diharapkan dapat ditata lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

“Dengan penataan yang baik, kesejahteraan masyarakat pesisir dapat meningkat dan pertumbuhan ekonomi daerah juga akan semakin kuat. Kepri merupakan provinsi kepulauan yang memiliki banyak kawasan pesisir sehingga program ini sangat relevan bagi kita,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kepri, Luki Zaiman Prawira, mengungkapkan Pemerintah Provinsi Kepri juga telah mengajukan tambahan 18 titik prioritas baru untuk masuk dalam program tersebut.

BACA JUGA:  PON PAPUA: Atlet Layar Putra Kepri Sumbang Satu Emas dan Satu Perak

Ia menyebut, hingga saat ini tiga Kampung Nelayan Merah Putih telah selesai dibangun di Kota Batam. Sedangkan satu lokasi lainnya di Kabupaten Natuna masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung pada Juli 2026.

“Selain 82 lokasi yang sedang disurvei, kami juga mengusulkan tambahan 18 titik prioritas. Untuk yang sudah terbangun, tiga lokasi berada di Batam, sedangkan satu lokasi di Natuna diperkirakan selesai pada Juli mendatang,” kata Luki.

Dengan percepatan yang tengah dilakukan, Pemprov Kepri berharap program tersebut dapat menjadi salah satu motor penggerak pembangunan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan para nelayan di daerah perbatasan dan kepulauan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Suhendri Ditunjuk sebagai Kapolda Kepri
Cuaca Kepri Hari Ini: Bintan-Tanjungpinang Berkabut, Natuna Berpotensi Hujan Lebat
Desil Warga Tiba-tiba Naik, Bupati Cen Sui Lan Minta Kades Aktif Bantu Perbaikan Data
Pemutihan Pajak Kendaraan Natuna Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Ini Keringanannya
Amsakar Achmad Tegaskan Penanganan Banjir Jadi Perhatian Serius, 167 Titik Jadi Prioritas
BP Batam Siapkan Penguatan Struktur Jalan Gajah Mada, Pergerakan Tanah Dipantau di 50 Titik Tanjakan Vista
600 Orang Bersihkan Pantai Piwang, Cen Sui Lan: Gotong Royong Bukan Sekadar Bersih-Bersih
Cen Sui Lan Sampaikan Aspirasi Strategis Natuna kepada Ketua MPR RI

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Suhendri Ditunjuk sebagai Kapolda Kepri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Cuaca Kepri Hari Ini: Bintan-Tanjungpinang Berkabut, Natuna Berpotensi Hujan Lebat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:13 WIB

Desil Warga Tiba-tiba Naik, Bupati Cen Sui Lan Minta Kades Aktif Bantu Perbaikan Data

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Amsakar Achmad Tegaskan Penanganan Banjir Jadi Perhatian Serius, 167 Titik Jadi Prioritas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:46 WIB

BP Batam Siapkan Penguatan Struktur Jalan Gajah Mada, Pergerakan Tanah Dipantau di 50 Titik Tanjakan Vista

Berita Terbaru

DJ Diaz Jay saat berada di balik turntable, melanjutkan perjalanan 24 tahunnya sebagai DJ di Batam. Foto: Dok. Pribadi Diaz Jay

Lifestyle

DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 06:58 WIB