BMKG: Potensi Hujan di Kepri Meningkat, Lingga Berstatus Waspada

- Publisher

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan potensi hujan di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) meningkat pada Minggu (5/4/2026). Kondisi ini dipicu oleh adanya pertemuan angin atau konvergensi di sekitar wilayah Kepri yang mendorong pertumbuhan awan konvektif secara lebih masif.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini khusus untuk wilayah Kabupaten Lingga. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

BACA JUGA:  Cuaca Kepri Kamis: Batam hingga Lingga Berpotensi Hujan dan Angin Kencang

Berdasarkan analisis cuaca dari BMKG Hang Nadim, Kabupaten Lingga diprakirakan mengalami hujan petir pada pagi hingga siang hari. Akumulasi curah hujan harian diprediksi berada pada kategori sedang, yakni berkisar antara 20 hingga 50 milimeter per hari.

Sementara itu, wilayah Batam, Tanjungpinang, dan Bintan umumnya akan diawali dengan kondisi berawan pada pagi hari. Namun, hujan ringan berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari.

BACA JUGA:  Realisasi APBD Tahun 2022 Meningkat Dibandingkan Tahun Sebelumnya

Untuk wilayah Karimun, hujan ringan diprakirakan turun pada pagi dan siang hari, sedangkan malam hari cenderung berawan.

Sedangkan di wilayah Natuna dan Anambas, hujan ringan berpotensi terjadi pada siang hari dengan kondisi berawan pada waktu lainnya.

Dari sisi kondisi maritim dan angin, suhu udara di wilayah Kepri diperkirakan berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius. Angin bertiup dominan dari arah barat daya dengan kecepatan antara 1 hingga 24 kilometer per jam.

BACA JUGA:  Ansar Tekankan Pentingnya Pendidikan Kesehatan Sebagai Senjata Hadapi Perubahan Zaman

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan dan wilayah pesisir, agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Selain itu, nelayan dan pengguna transportasi laut juga diminta memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Dengan meningkatnya potensi hujan ini, masyarakat diharapkan dapat mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi, seperti genangan air hingga gangguan aktivitas harian.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Kasus BBM Subsidi di SPBU Temiang, Sosok “Herman” Masih Tanda Tanya
Hotel Jamaah Haji Batam 2026 Ditentukan, Ibadah Diharapkan Lebih Khusyuk
Amsakar Hadiri Tablig Akbar PERMASA, Tekankan Harmoni di Kota Multikultural
Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang
“Kami Tidak Minta Gratis, Kami Minta Wajar”: Jeritan Natuna Soal Tiket Pesawat
Hadiri Tabligh Akbar AGPAII, Amsakar: Guru Agama Kunci Pembentukan Karakter
Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam
Ikuti Arahan Pusat, Natuna Kaji Penerapan WFH untuk ASN, Cen Sui Lan: Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 08:40 WIB

Kasus BBM Subsidi di SPBU Temiang, Sosok “Herman” Masih Tanda Tanya

Senin, 20 April 2026 - 08:25 WIB

Hotel Jamaah Haji Batam 2026 Ditentukan, Ibadah Diharapkan Lebih Khusyuk

Senin, 20 April 2026 - 08:00 WIB

Amsakar Hadiri Tablig Akbar PERMASA, Tekankan Harmoni di Kota Multikultural

Minggu, 19 April 2026 - 14:50 WIB

Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang

Minggu, 19 April 2026 - 14:00 WIB

“Kami Tidak Minta Gratis, Kami Minta Wajar”: Jeritan Natuna Soal Tiket Pesawat

Berita Terbaru