INIKEPRI.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan potensi hujan di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) meningkat pada Minggu (5/4/2026). Kondisi ini dipicu oleh adanya pertemuan angin atau konvergensi di sekitar wilayah Kepri yang mendorong pertumbuhan awan konvektif secara lebih masif.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini khusus untuk wilayah Kabupaten Lingga. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Berdasarkan analisis cuaca dari BMKG Hang Nadim, Kabupaten Lingga diprakirakan mengalami hujan petir pada pagi hingga siang hari. Akumulasi curah hujan harian diprediksi berada pada kategori sedang, yakni berkisar antara 20 hingga 50 milimeter per hari.
Sementara itu, wilayah Batam, Tanjungpinang, dan Bintan umumnya akan diawali dengan kondisi berawan pada pagi hari. Namun, hujan ringan berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari.
Untuk wilayah Karimun, hujan ringan diprakirakan turun pada pagi dan siang hari, sedangkan malam hari cenderung berawan.
Sedangkan di wilayah Natuna dan Anambas, hujan ringan berpotensi terjadi pada siang hari dengan kondisi berawan pada waktu lainnya.
Dari sisi kondisi maritim dan angin, suhu udara di wilayah Kepri diperkirakan berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius. Angin bertiup dominan dari arah barat daya dengan kecepatan antara 1 hingga 24 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan dan wilayah pesisir, agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Selain itu, nelayan dan pengguna transportasi laut juga diminta memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Dengan meningkatnya potensi hujan ini, masyarakat diharapkan dapat mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi, seperti genangan air hingga gangguan aktivitas harian.
Penulis : DI
Editor : IZ

















