INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna kembali menunjukkan perhatian terhadap masyarakat rentan melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi warga lanjut usia (lansia) dan keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem.
Bantuan sosial tahap II tahun 2026 tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan di Kantor Pos Ranai, Jumat (18/9/2026).
Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1.200.000 untuk alokasi empat bulan. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat.
Namun, di balik penyerahan bantuan tersebut, ada pesan terbuka yang disampaikan Cen Sui Lan kepada para penerima. Di hadapan warga, khususnya lansia, Bupati Natuna meminta agar uang bantuan digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar penting.
“Tolong kepada bapak-bapak dan ibu-ibu, bantuan uang ini dipergunakan sebagaimana mestinya. Jangan dibelikan barang yang tidak semestinya dibeli,” kata Cen Sui Lan.
Ia juga mengingatkan penerima agar lebih cermat mengatur pengeluaran rumah tangga. Menurutnya, bantuan yang diterima sebaiknya disimpan dan dimanfaatkan untuk kebutuhan pokok, terutama karena kondisi ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih.
“Merokok dikurangi. Uangnya disimpan untuk keperluan yang lebih dibutuhkan, karena nanti akan dapat lagi,” ujarnya.
Menjangkau Lansia dan Warga Miskin Ekstrem
Cen Sui Lan menjelaskan, penyaluran bansos tersebut tidak hanya menyasar warga yang berada di wilayah Ranai, tetapi juga penerima manfaat yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Natuna.
Secara keseluruhan, penerima bantuan di Kabupaten Natuna tercatat lebih dari 600 orang. Khusus Kelurahan Ranai Kota, jumlah penerima mencapai sekitar 160 orang.
“Bantuan ini diberikan kepada lansia dan masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem. Nilainya Rp1.200.000 per orang untuk empat bulan,” ujar Cen Sui Lan.
Dalam penyaluran di wilayah Kecamatan Bunguran Timur, bantuan diberikan kepada 140 penerima lansia dan enam penerima dari kategori keluarga miskin ekstrem.
Sementara secara keseluruhan, data penerima bantuan keluarga miskin ekstrem tercatat sebanyak 123 kepala keluarga. Adapun penerima lansia merupakan masyarakat berusia 60 tahun ke atas yang telah ditetapkan sesuai ketentuan.
Bupati Cen Sui Lan menegaskan, bantuan tersebut bukan sekadar bentuk kepedulian pemerintah daerah, melainkan hak masyarakat yang telah memenuhi kriteria penerima.
“Ini adalah hak bapak dan ibu yang sudah berusia 60 tahun ke atas, serta masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem. Ibu Bupati bisa membantu melalui program pemerintah yang memang diperuntukkan bagi masyarakat,” tuturnya.
Bentuk Kehadiran Pemerintah
Penyaluran bansos itu berlangsung dalam suasana haru. Para penerima yang didominasi warga lanjut usia tampak mengikuti kegiatan bersama Bupati Natuna, Kepala Dinas Sosial Natuna, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta jajaran pemerintah daerah.
Cen Sui Lan menyebut bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tekanan.
“Ini bagian dari pemerintah yang bisa kita kerjakan karena ekonomi tidak bagus,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, seperti kebutuhan pangan, kesehatan, dan keperluan sehari-hari lainnya.
Menurut Cen Sui Lan, bantuan pemerintah akan lebih terasa manfaatnya apabila dikelola dengan baik dan tidak digunakan untuk pengeluaran yang bersifat tidak mendesak.
“Semoga bantuan ini bisa membantu perekonomian keluarga. Dipergunakan untuk kebutuhan yang memang diperlukan, jangan sampai habis untuk hal-hal yang tidak penting,” pesannya.
Bansos Diharapkan Tepat Sasaran
Pemerintah Kabupaten Natuna terus mendorong agar program bantuan sosial dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama lansia dan keluarga yang berada dalam kondisi kemiskinan ekstrem.
Penyaluran secara bertahap tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga daya dukung ekonomi masyarakat rentan.
Bupati Cen Sui Lan juga mengingatkan agar penerima tidak melihat bantuan hanya sebagai uang tambahan, tetapi sebagai dukungan pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
Kegiatan penyaluran ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis dan foto bersama antara Bupati Natuna, jajaran pemerintah daerah, serta para penerima manfaat.
Di tengah keterbatasan ekonomi, bantuan senilai Rp1,2 juta itu diharapkan menjadi sedikit ruang untuk bernapas bagi para lansia dan keluarga miskin ekstrem di Natuna.
Penulis : DI
Editor : IZ

















