INIKEPRI.COM – Bupati Natuna Cen Sui Lan memberikan pesan tegas kepada lima pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik. Ia menegaskan, jabatan bukan sekadar posisi, tetapi amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja dan hasil nyata.
Lima pejabat tersebut resmi dilantik dan diambil sumpahnya di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Natuna, Senin (5/10/2026).
Mereka yakni Hendra Kusuma sebagai Sekretaris DPRD Natuna, Edi Priyoto sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Ilham Kauli sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Hikmatul Arif sebagai Asisten Administrasi Umum, serta Ikhwan Solihin sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, Ketua DPRD Natuna Rusdi, para asisten, staf ahli, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Dalam arahannya, Cen Sui Lan meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Menurutnya, pejabat pimpinan tinggi pratama harus mampu menjadi penggerak organisasi, bukan hanya menjalankan rutinitas administratif.
Ia menekankan pentingnya membangun tim yang solid, menciptakan inovasi, serta menghadirkan terobosan yang dapat mendukung pelayanan dan pembangunan daerah.
“Jangan bekerja sendiri. Harus bersama-sama. Karena kerja tim itulah yang bisa memajukan dinas masing-masing sehingga kita bisa bersama-sama membangun Natuna dan bekerja untuk masyarakat,” tegas Cen Sui Lan.
Namun, pesan paling kuat disampaikan Cen Sui Lan terkait evaluasi kinerja.
Ia menegaskan, evaluasi maupun rotasi pejabat tidak harus menunggu hingga dua tahun. Kinerja akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan keberlanjutan penempatan seorang pejabat.
“Rotasi tidak berarti harus menunggu dua tahun. Kalau penempatan selama enam atau tujuh bulan tidak bagus, kita akan rotasi lagi,” ujarnya.
Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa para pejabat yang baru dilantik dituntut bergerak cepat. Cen Sui Lan ingin setiap pejabat mampu menunjukkan hasil kerja dalam waktu yang terukur.
Selain capaian kerja, ia juga mengingatkan pentingnya integritas, akuntabilitas, kemampuan berkolaborasi, serta orientasi pada hasil.
Bagi Cen Sui Lan, seorang pejabat tidak cukup hanya hadir menjalankan tugas administratif. Pejabat juga harus mampu menjadi teladan dan membawa perubahan positif di lingkungan organisasi yang dipimpinnya.
Terlebih, Natuna memiliki posisi strategis sebagai daerah perbatasan sekaligus salah satu beranda terdepan Indonesia. Karena itu, Cen Sui Lan meminta seluruh aparatur pemerintahan bekerja lebih keras, cerdas, dan ikhlas.
“Bekerjalah dengan baik, tunjukkan hasilnya. Kita sama-sama membangun Natuna agar menjadi daerah yang makmur, berdaya saing dan berbudaya,” katanya.
Cen Sui Lan juga meminta para pejabat tidak berkecil hati terhadap penempatan maupun perubahan jabatan. Menurutnya, setiap posisi merupakan bagian dari proses pengabdian dan kesempatan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.
“Jangan putus asa bagi yang merasa penempatannya hari ini kurang baik. Selalu ada jalan untuk kita semua,” ujarnya.
Dengan pelantikan lima pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut, Cen Sui Lan kembali menegaskan bahwa jabatan bukanlah tujuan akhir.
Jabatan adalah amanah. Dan bagi para pejabat baru, amanah itu kini harus dibuktikan melalui kerja nyata, kekompakan tim, serta hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat Natuna.
Penulis : DI
Editor : IZ

















