Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

- Publisher

Rabu, 7 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar bersilaturahmi dengan ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Bengkong di Golden Prawn, Selasa (6/10/2026) malam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam Amsakar bersilaturahmi dengan ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Bengkong di Golden Prawn, Selasa (6/10/2026) malam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Persoalan banjir, air bersih, hingga pengangkutan sampah menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat Kecamatan Bengkong kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

Aspirasi tersebut disampaikan saat Amsakar bersilaturahmi dengan ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Bengkong di Golden Prawn, Selasa (6/10/2026) malam.

Pertemuan itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang masih dihadapi di lingkungan masing-masing.

Selain banjir dan air bersih, warga juga menyampaikan persoalan infrastruktur jalan dan jembatan, pengangkutan sampah, hingga persoalan lahan.

Amsakar mengatakan, berbagai persoalan tersebut harus ditangani secara menyeluruh. Menurutnya, pemerintah tidak bisa menyelesaikan persoalan masyarakat secara parsial tanpa melihat keterkaitan antara satu persoalan dengan persoalan lainnya.

“Pemerintah harus berpikir komprehensif, berpikir dari hulu sampai hilir untuk menyelesaikan persoalan warga,” ujar Amsakar.

Banjir Jadi Perhatian

Untuk persoalan banjir, Amsakar menyebut Pemko Batam telah menyiapkan sejumlah opsi penanganan, termasuk di kawasan Bengkong Swadebi.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembangunan rumah pompa dan kolam retensi untuk membantu mengendalikan genangan air.

BACA JUGA:  Duta BPJS Kesehatan Layani Keluhan Peserta

Amsakar menyebut persoalan banjir di Batam saat ini tersebar di sekitar 167 titik. Karena itu, penanganannya membutuhkan perencanaan yang menyeluruh dan tidak hanya dilakukan ketika air sudah menggenangi permukiman.

“Penanganan banjir harus kita lihat secara menyeluruh. Tidak bisa hanya menyelesaikan persoalan ketika air sudah menggenang,” katanya.

Selain banjir, persoalan infrastruktur juga menjadi perhatian. Di antaranya pembangunan jembatan serta pelebaran jalan di depan Kantor Camat Bengkong.

Amsakar menyampaikan, pembangunan tersebut telah masuk dalam rencana anggaran Pemko Batam untuk 2027.

Ia menegaskan pembangunan infrastruktur harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan melalui perencanaan yang terukur agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Pengangkutan Sampah Ditata

Persoalan sampah juga menjadi salah satu keluhan masyarakat Bengkong.

Amsakar mengatakan Pemko Batam telah menganggarkan pengangkutan sampah dengan melibatkan pihak ketiga atau perusahaan swasta.

Skema tersebut direncanakan segera ditenderkan pada 2026. Pada tahap awal, pola pengangkutan dengan melibatkan pihak ketiga akan diterapkan di Sagulung, Batu Aji, dan Sekupang.

BACA JUGA:  Bentuk Kehadiran Pemerintah, Amsakar-Li Claudia Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam

Dengan pola tersebut, armada pengangkutan sampah yang sebelumnya beroperasi di tiga kecamatan itu nantinya dapat dimobilisasi untuk memperkuat pelayanan di enam kecamatan lainnya.

Kemudian pada 2027, Pemko Batam telah menganggarkan skema serupa untuk Batu Ampar, Bengkong, dan Lubuk Baja.

Melalui penataan tersebut, pemerintah menargetkan pelayanan pengangkutan sampah menjadi lebih cepat dan teratur. Jadwal pengangkutan juga akan dibuat lebih jelas agar masyarakat mengetahui waktu pelayanan di lingkungan masing-masing.

Air Bersih Jadi Perhatian Serius

Di antara berbagai persoalan yang dibahas, ketersediaan air bersih menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian serius dari Amsakar.

Ia menegaskan air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus ditangani secara menyeluruh.

“Ini adalah soal yang sangat serius dan betul-betul menjadi atensi saya,” tegasnya.

Pemko Batam sebelumnya telah melakukan sejumlah langkah untuk merespons persoalan tersebut. Amsakar bahkan turun langsung meninjau kondisi Waduk Nongsa sekaligus menemui warga yang terdampak kendala pasokan air bersih.

Pemerintah juga mengerahkan mobil tangki secara terjadwal untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami gangguan pasokan.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad Tutup Rangkaian Kejuaraan Voli Piala Walikota 2026, Berikut Deretan Prestasi BP Batam

Selain distribusi melalui mobil tangki, upaya penguatan pasokan dilakukan dengan mengalihkan suplai air. Tim teknis menyambungkan pipa koneksi dan mendorong debit air dari Waduk Duriangkang menggunakan pompa penguat atau booster.

Langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat pasokan ke wilayah yang mengalami kendala air bersih.

Pemerintah Janji Urai Persoalan Warga

Sementara persoalan lahan, menurut Amsakar, juga membutuhkan penanganan secara bertahap karena memiliki sejumlah aspek yang harus diselesaikan.

Ia bersama Wakil Wali Kota Batam menyatakan komitmennya untuk terus mengurai berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat.

“Saya bersama Ibu Wakil Wali Kota berkomitmen untuk mengurai berbagai persoalan yang dihadapi warga,” kata Amsakar.

Pertemuan dengan RT, RW, LPM dan tokoh masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Batam memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat.

Berbagai aspirasi yang muncul dari Bengkong selanjutnya menjadi bahan pemerintah dalam menyusun program serta menentukan prioritas pembangunan, terutama menyangkut kebutuhan dasar dan persoalan yang langsung dirasakan warga.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat
TMA Waduk Nongsa Alami Penyusutan, BP Batam Percepat Langkah Teknis Amankan Pasokan Air Warga
Interkoneksi Pipa, BP Batam Lakukan Penguatan Suplai Air Untuk Wilayah Nongsa
Garuda Juara, Dataran Engku Putri Bergemuruh: Amsakar Rayakan Kemenangan Bersama Warga
Amsakar Buka Data Capaian Batam: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, UHC Capai 98 Persen
Kodam Mahmud Riayat Syah Segera Berdiri, Markasnya di Batam, Rionardo Jadi Pangdam

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:41 WIB

TMA Waduk Nongsa Alami Penyusutan, BP Batam Percepat Langkah Teknis Amankan Pasokan Air Warga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Interkoneksi Pipa, BP Batam Lakukan Penguatan Suplai Air Untuk Wilayah Nongsa

Berita Terbaru