Jakarta, inikepri.com – Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera memastikan, hubungan PDIP dan PKS terus membaik seiring berjalannya waktu. Bahkan, pihaknya membuka kerja sama dengan PDIP pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada mendatang.

Meski dalam beberapa aspek kedua partai tersebut acap berseberangan, namun PDIP dan PKS memiliki sejumlah kesamaan, yakni karakter dan ideologi. Setidaknya hal itu yang saat ini dirasakan Mardani.
“Dalam banyak prinsip seperti kader partai, ideologi partai, PKS punya kesamaan karakter dengan PDIP. Walau kita di kanan, dan PDIP di kiri,” ujar Mardani dikutip dari Merdeka, Kamis 13 Agustus 2020.
Diketahui, PDIP dan PKS sendiri telah berkoalisi di Pilwakot Mataram, Nusa Tenggara Barat. Berikutnya, PKS tak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan partai-partai lain—baik itu oposisi ataupun pemerintah.
“Iya, selama sesuai dengan visi dan misi PKS,” terangnya.
Ia juga mengatakan, koalisi yang terjalin antarpartai—khususnya saat Pilkada—bisa disebabkan dari kondisi di wilayah tertentu. Maka jangan heran, jika PDIP dan PKS yang dikenal berseberangan, tiba-tiba bahu membahu memenangkan kontestasi politik.
“DPP PKS juga membebaskan kawan-kawan pengurus DPD dan DPW untuk berkoalisi dengan semua partai selama mempertimbangkan suasana kebatinan masyarakat di daerah masing-masing,” kata dia.
Koalisi PDIP dan PKS Bakal Terus Bertambah
Sejauh ini, koalisi antara dua partai tersebut memang masih terbatas. Terkait hal itu, Ketua DPP PKS, Ledia Hanifa Amaliah menilai, sistem Pilkada kurang lebihnya dipengaruhi kondisi lokal. Sehingga, segalanya bersifat dinamis.
Ladia tak menampik, koalisi PDIP dan PKS akan terus bertambah. Disitat dari Republika, ia memastikan, jumlah dan proporsi koalisi keduanya baru dapat diketahui setelah pendaftaran Pilkada ditutup. Kini, pihaknya masih melakukan sejumlah proses penjajakan.
“Saat ini semua tahapannya masih penjajakan, kita lihat saja nanti,” imbuhnya.

















