HUT Kota Otonom Tanjungpinang ke-19, Pemko Luncurkan Kartu Kendali Gas 3 Kg

- Admin

Senin, 12 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

Tanjungpinang, inikepri.com – Pemerintah Kota (pemko) Tanjungpinang merencanakan kartu kendali pembelian gas elpiji kemasan 3 Kg diluncurkan pada peringatan Hari Jadi Ke-19 Kota Otonom Tanjungpinang, 17 Oktober 2020 mendatang.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Tanjungpinang, Nopirman Syahpurta mengatakan rencana awal peluncuran itu pada HUT Otonom Kota Tanjungpinang, namun hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil verifikasi draf memorandum of understanding (MoU) dari legal pihak pertamina.

“Masih tentatif, dapat berubah, Insyaallah pada HUT otonom kota Tanjungpinang,” ungkap Nopirman, Minggu (11/10/2020).

Baca Juga :  Dimas Prayoga Pimpin KNPI Tanjungpinang Periode 2022-2025

Nopirman menjelaskan persiapan kartu kendali gas elpiji kemasan 3kg itu sudah mencapai 80%, dari segi pendataan sudah dilakukan dari Dinas Sosial (Dinsos). 

Pada 2021 nanti, ditargetkan kuotanya 11.000 untuk rumah tangga sedangkan untuk UMKM sebanyak 2.192 yang menerima manfaat elpiji 3 kg subsidi. 

“Perwakonya kita sudah susun, kemudian karena kartunya keluaran dari Bank sehingga segala bentuk yang tertuang di kartu harus ada persetujuan Bank Indonesia,” katanya. 

Baca Juga :  Asisten I Hadiri Peringatan Maulid Nabi SAW yang Dihelat Oleh Forum RT/RW Kelurahan Batu IX
Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Tanjungpinang, Nopirman Syahpurta

Nopirman menyebutkan, untuk jatah setiap hari luntuk rumah tangga sebanyak lima tabung per bulan, sedangkan untuk UMKM mendapat kuota dua tabung per hari sehingga satu bulanya pelaku UMKM mendapat 60 tabung. 

“Sebenarnya salah satu penyebab kelangkaan itu karena adanya pembeli nakal yang bukan bagian agen atau pangkalan yang menjual kembali, karena jika tidak ada kartu kendali siapa aja bisa beli,” ujarnya. 

Baca Juga :  Industri Perhotelan Tanjung Pinang Siap Bangkit Kembali

Nantinya yang akan dilayani agen atau pangkalan adalah yang memiliki kartu kendali dengan tujuan bisa dibatasi, kemudian jika ada pangkalan yang nakal juga akan terekam kepada siapa saja gas itu dijual. 

“Akan diketahui jika dijual kepada selain rumah tangga dan UMKM yang sudah dipersyaratkan,” ungkapnya. 

Pembelian gas elpiji itu nantinya menggunakan sistem non tunai, kartu combo yang dikeluarkan oleh Bank BNI yang sekaligus bisa digunakan untuk tabungan,” tutur Nopirman.(ET)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru