Mengenal Ritual Pengobatan Berjenjang, Pengobatan Melayu Klasik

- Publisher

Rabu, 21 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Daik, Lingga (Kemdikbud)

Gunung Daik, Lingga (Kemdikbud)

Lingga, inikepri.com – Warisan budaya tak benda dari Lingga, Berjenjang adalah upacara ritual pengobatan melayu klasik dari desa Mentuda kabupaten Lingga, provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Berupa upacara ritual yang hidup di kampung kecil lereng Gunung Daik. Tepatnya disebelah sebelah utara pulau Lingga.

Jika diamati lebih jauh, Berjenjang memiliki berbagai unsur seni dan budaya di dalamnya.

Baik ritual berupa pengobatan, seni tari dan juga musik. Memanggil roh halus atau bunian lewat ritual yang dilaksanakan setiap bulan Muharam bulan Hijriah. Perpaduan antara budaya animisme dan melayu Islam untuk pengobatan.

BACA JUGA:  Alhamdulillah, Kabupaten Lingga Zona Hijau COVID-19

Pemerhati Sejarah dan Budaya Lingga, Lazuardi mengungkapkan Berjenjang juga disebut Bertari. Dilaksanakan selama tiga hari tiga malam.Karena ritual dilaksanakan secara bertahap atau berjenjang-jenjang, karya budaya ini dikenal Bejenjang oleh masyarakat setempat.

“Ritual ini setiap bulan Muharam. Ada diawal bulan atau juga diakhir bulan, intinya tetap dalam Muharam. Dimulai pada hari Rabu dan ditutup pada Jumat Malam. Lebih baik lagi kalau malam Jumat terakhir jatuh pada bulan purnama. Yang jelas tidak menganggu peringatan hari Asyura pada 10 Muharam,” jelas Pukcu yang beberapa kali melakukan penelitian ritual budaya di Mentuda ini.

BACA JUGA:  Bersyukurnya Warga Tanjung Kelit Lingga Terima Program BSPS dari Aspirasi Cen Sui Lan

Dilanjutkan Pukcu, pelaksanaan ritual atau upacara ini diisi dengan bersyafari ke Batu Lingga desa Mentuda pada siangnya. Seluruh warga kampung ikut dalam kegiatan tersebut layaknya ritual mandi syafar. Beramai-ramai.

“Siang warga ke Batu Lingga. Batu Tegak yang terdapat di kampung Mentuda. Membawa bekal seperti orang ritual Syafar,” lanjut Pukcu.

Sedang saat malam harinya baru diisi dengan pengobatan. Tarian Berjenjang dilaksanakan memanggil Bunian dari tempat-tempat keramat yang terkenal sakral seperti Gunung Daik ataupun Tanjung Datok dekat wilayah Mentuda dan penjaga pulau Lingga. 

BACA JUGA:  Kapolres Lingga Berbagi Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Singkep

Dipimpin oleh seorang dukun yang sebut Bomo oleh penduduk, tarian berlangsung hingga sang Bomo kesurupan orang Bunian yang dipercaya masyarakat dapat memberikan pengobatan dari berbagai penyakit.

“Hubungannya Berjenjang ini dengan mahluk peri atau orang Bunian. Kepercayaan masyarakat. Seorang Bomo dibantu oleh Inang Asuh. Ritual ini hanya bisa dilakukan oleh keturunan-keturunan Bomo turun temurun, anak cucunya yang mengantikan. Yang bisa diserap (dimasuki) orang bunian dalam tubuhnya dari orang bunian penjaga pulau Lingga,” ungkap Pukcu.

Musik dan Tari Berjenjang

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, MTsN Lingga Gelar E-Sport Football Cup Antar Kelas
Cek Kesehatan hingga Vaksin HPV, MIN Lingga Gelar BIAS Bersama Puskesmas Dabo Lama
KUA Lingga Utara Kembali Gelar Gerakan Khataman Al-Qur’an, Targetkan Lima Kali Khatam di Masjid At-Taqwa
Membanggakan! Dua Siswa MTsN Lingga Lolos OSN Matematika Tingkat Provinsi Kepri
Pernikahan Unik di Lingga, Kapal Lantera Kemenag Jadi Tempat Akad Dua Pasangan Pengantin
Kabar Duka dari Tanah Suci: Anggota DPRD Lingga Ahmad Jafar Meninggal saat Menunaikan Haji
Picu Tanda Tanya: Baru 5 Bulan Dibangun, Dermaga Apung Senilai Rp704 Juta di Tanjung Buton-Lingga Tiba-Tiba Ambruk
Pemkab Lingga Prioritaskan THR ASN Lewat Kerja Sama dengan BRK Syariah

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, MTsN Lingga Gelar E-Sport Football Cup Antar Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Cek Kesehatan hingga Vaksin HPV, MIN Lingga Gelar BIAS Bersama Puskesmas Dabo Lama

Senin, 20 Juli 2026 - 07:49 WIB

KUA Lingga Utara Kembali Gelar Gerakan Khataman Al-Qur’an, Targetkan Lima Kali Khatam di Masjid At-Taqwa

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:33 WIB

Membanggakan! Dua Siswa MTsN Lingga Lolos OSN Matematika Tingkat Provinsi Kepri

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:13 WIB

Pernikahan Unik di Lingga, Kapal Lantera Kemenag Jadi Tempat Akad Dua Pasangan Pengantin

Berita Terbaru