Korban Tanah Longsor Batuampar, Berharap Pemerintah Bantu Tempat Tinggal

- Admin

Rabu, 13 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(IS/inikepri.com)

(IS/inikepri.com)

INIKEPRI.COM – Desi Yani (26), salah satu warga yang menjadi korban musibah tanah longsor di Tanjung Sengkuang berharap ada bantuan dari pemerintah berupa tempat tinggal yang layak pasca musibah kejadian tanah longsor yang dialaminya, Rabu (13/1/2021).

Hal ini ia sampaikan langsung kepada inikepri.com saat dijumpai di lokasi kejadian musibah tanah longsor pada Senin (11/1/2021) pagi, sekira pukul 10.49 WIB.

“Harapan saya, kepada pemerintah, saya bisa ada tempat yang layak. Sementara ini, kami masih ngungsi dirumah tetangga, gak tau sampai kapan numpang sama tetangga,” kata Desi di lokasi, didampingi oleh salah satu tetangganya.

Disampaikannya, ia dan keluarga (suami dan anaknya) masih bingung harus tinggal dimana. Pasalnya barang-barang berharga miliknya ikut tertimbun tanah, akibat musibah yang terjadi pada Minggu (10/1/2021) malam, tepatnya pukul 23.20 WIB, disaat akan memulai waktu istirahatnya.

Baca Juga :  Langkah Beradat, Ucapan Bertuah: Milad 57 Tahun Amsakar di Mata Ketua DPRD Batam
Desi Yani, ketika diwawancarai wartawan saat di lokasi kejadian tanah longsor. (IS/inikepri.com)

“Belum ada tujuan mas, mau kemana, masih bingung juga. Sebab, barang-barang sudah tidak ada lagi. Yang bisa diselamatkan cuma baju sama diri aja (nyawa),” ucapnya dengan nada lirih dan masih kelihatan syok atas musibah yang dialaminya.

Seperti yang diketahui, dalam musibah kejadian tanah longsor di Kelurahan Tanjung Sengkuang tepatnya di RT 04/RW 12 Kecamatan Batu Ampar Kota Batam itu, menghancurkan tiga (3) rumah warga. Dua (2) rumah diantaranya ikut tertimbun tanah dan satu (1) rumah milik warga bernama Imron mengalami rusak di bagian dapur akibat hujan deras yang terjadi di Kota Batam selama kurang lebih tiga (3) hari hingga terjadi musibah tanah longsor.

Baca Juga :  Amsakar 'Dijegal'!

Kejadian musibah tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 19.29 WIB, setelah waktu shalat Isya. Selanjutnya, terjadi lagi pada pukul 23.00 WIB.

“Pertama kali saya dengar, dia memang sudah berbunyi mas, sesudah Isya. Bunyinya kayak suara papan jatuh gitu, saya tak hiraukan, saya kirain itu bukan bangunan. Terus yang kedua kalinya, saya bangun tuh, saya belum tidur, sekitar jam 11. Saya bangun, saya lihat di kaca itu sudah ada bunyi, udah pada jatuh semua, udah longsor. Dari situ saya bangun, ambil anak saya, bangunin suami saya dan langsung lari,” ujar warga Tanjung Sengkuang yang hampir 1 tahun tinggal di lokasi kejadian musibah tanah longsor bersama suami dan anaknya itu.

Baca Juga :  Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Batam Tanam Bibit Mangrove dan Pungut Sampah di Desa Wisata Kampung Terih

“Nah gak lama dari itu, roboh juga (rumah saya), ikut jatuh. Yang jatuh semua barang-barang, rumah dan bangunan baru,” sambungnya menceritakan kronologis awal kejadian tanah longsor itu.

Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam musibah tersebut. Hanya saja kerugian material dialami warga korban tanah longsor yang ditaksir mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. (IS)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru