Bawa Rokok Ilegal, Ini Kronologis Penegahan Yang Menewaskan Haji Permata Versi BC

- Publisher

Sabtu, 16 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri bersama Bea Cukai Tembilahan, melakukan penegahan terhadap empat (4) kapal High Speed Craft (HSC), di Perairan Puluh Buluh, Provinsi Riau, Jum’at (15/1/2021) pagi.

Selain empat kapal cepat, petugas juga menegah 1 kapal tanpa nama bermuatan rokok ilegal.

Empat (4) HSC itu bermesin 6×250 PK dan satu buah kapal bermuatan rokok ilegal itu bertujuan ke Provinsi Riau dari Kota Batam.

BACA JUGA:  Pekerja dari Malaysia Positif COVID-19 Dievakuasi ke RSKI Galang
High Speed Craft (HSC) yang digunakan (ist)

Dalam penegahan itu, Haji Permata meregang nyawa akibat tembakan dari petugas.

Dalam rilis dikirimkan Humas Kanwil DJBC Khusus Kepri, Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif.

Baca Juga: Haji Permata Meninggal, Diduga Tewas Ditembak

BACA JUGA:  Puji Program Apprenticeship Cladtek, Amsakar: Dapat Jadi Acuan Bagi Pelaku Usaha di Batam

Hidayat menjelaskan, penegahan terhadap kapal penyeludup rokok ilegal itu, bermula dari informasi intelijen terhadap adanya upaya penyeludupan rokok ilegal.

Dikutip dari laman keprisatu, kapal bermuatan rokok tersebut mulai diamati petugas Kanwil DJBC Khusus Kepri, sejak di Perairan Lingga, Kepulauan Riau. Namun karena para penyeludup menggunakan mesin dengan kapasitas tinggi, maka petugas tidak berhasil melakukan pengejaran.

BACA JUGA:  Jadwal Lengkap KM Kelud Medan-Batam Agustus 2026, Cek Harga Tiketnya

“Sekitar pukul 09.30 WIB, kapal patroli Bea Cukai kembali mengidentifikasi keberadaan HSC yang membawa rokok ilegal di perairan Sungai Bela, Indragiri Hilir dari arah Kuala Lajau,” terangnya.

“Setelah meyakini, petugas memerintahkan HSC tersebut untuk berhenti namun tidak dipatuhi dan bahkan berusaha untuk menabrak kapal patroli petugas,” kata Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat dalam rilisnya, dikutip dari laman keprisatu.com, Sabtu (16/1/2021).

Berita Terkait

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat
Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Berita Terbaru