RSBK Tarik Surat Kematian Karena Covid-19, Pasien Sebelumnya Dirawat Karena Jantung

- Publisher

Sabtu, 8 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(YouTube Rosano Test Ombak)

(YouTube Rosano Test Ombak)

INIKEPRI.COM – Keluarga seorang pasien yang meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam menuding pihak rumah sakit sengaja mengcovidkan pasien.

Hal itu diungkap oleh Marike, istri dari seorang pasien yang bernama Lord Sambu. Lord Sambu sendiri dinyatakan meninggal dunia pada Jum’at (7/5/2021), sekira pukul 15:43 WIB.

Melalui sebuah video yang berjudul “!!! Viral seorang ibu protes suaminya sakit jantung di nyatakan positif Covid 19.” yang diunggah oleh akun YouTube Rosano Test Ombak, istri korban menjelaskan secara detail kejadian yang dialaminya.

BACA JUGA:  Lawan Arah di Depan Martabak Har, Ibu Pengendara Jupiter MX Hantam Bimbar

Dalam video berdurasi 3 menit 52 detik itu, Marike menjelaskan suaminya meninggal karena mengidap sakit jantung. Namun, setelah meninggal, RSBK malah menerbitkan surat keterangan kematian dikarenakan Covid-19. Anehnya, berselang 30 menit kemudian, RSBK menarik kembali surat keterangan kematian tersebut.

“Katanya salah kasih,” kata Marike dalam video itu.

Padahal dalam surat itu tertulis jelas nama pasien Lord Sambu.

BACA JUGA:  Gedung Plasa Telkomsel Area Pekanbaru Terbakar, ini Penyebab Hilang Sinyal di Batam?

Sementara itu, saat Rosano pemilik akun YouTube Rosano Test Ombak , mengkonfirmasi perihal kejadian itu ke dokter yang menerbitkan surat keterangan kematian tersebut, dokter itu menjelaskan terbitnya surat itu karena hasil tes Antigen Lord Sambu positif.

Surat keterangan penyebab kematian Covid-19 yang dikeluarkan oleh RSBK yang kemudian ditarik kembali (ist)

“Hasil rapid Antigennya kan positif. Terus di suspect ke arah Covid,” kata dokter itu.

BACA JUGA:  Gegara Sakit Hati, Pria Ini Sebar Foto dan Video Syur Mantan

Dokter itu pun berani mempertanggung jawabkan terkait hasil rapid Antigennya yang positif.

Terkait surat keterangan kematian karena Covid-19 yang ditarik kembali itu, dokter tersebut berkilah surat itu hanya sementara.

“Makanya nunggu hasil Swab PCRnya. Kalau misalnya besok hasilnya positif, akan dirubah, enggak suspect lagi. Jadi Covid-19 terkonfirmasi. Makanya nunggu besok,” jelas dokter tersebut, dalam sebuah rekaman suara yang INIKEPRI.COM terima.

Sampai berita ini diturunkan, INIKEPRI.COM masih menunggu hasil PCR Test yang akan diberikan oleh pihak RSBK ke pihak keluarga. (RD)

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Kepri 3 Juli: Batam hingga Karimun Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang
Tak Perlu Transit Lagi! Citilink Buka Rute Langsung Batam–Yogyakarta, Terbang Setiap Hari
PLN Batam Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Proyek Data Center AI Nvidia di Batam
BP Batam Dukung Kehadiran BP Lansia, Perkuat Sinergi Wujudkan Lansia Aktif, Bahagia, dan Sejahtera
Ketika Row 30 Kampung Tua Sei Tering Berubah Menjadi Kavling
Siswa MAN IC Batam Lolos Paskibraka Kepri 2026, Sempat Wakili Daerah di Seleksi Nasional
Mau Pasang Listrik Baru PLN Batam? Ini Syarat, Biaya, dan Cara Mengajukannya
Li Claudia Janjikan Bonus Tambahan, Atlet Batam Ditantang Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kepri
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:41 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri 3 Juli: Batam hingga Karimun Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:45 WIB

PLN Batam Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Proyek Data Center AI Nvidia di Batam

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:44 WIB

BP Batam Dukung Kehadiran BP Lansia, Perkuat Sinergi Wujudkan Lansia Aktif, Bahagia, dan Sejahtera

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:27 WIB

Ketika Row 30 Kampung Tua Sei Tering Berubah Menjadi Kavling

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Siswa MAN IC Batam Lolos Paskibraka Kepri 2026, Sempat Wakili Daerah di Seleksi Nasional

Berita Terbaru