Provinsi Kepri Miliki 10.303 Relawan Desa Lawan COVID-19

- Admin

Kamis, 17 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memiliki 10.303 relawan desa lawan COVID-19 yang bertugas mengedukasi masyarakat terkait gejala, cara penularan, dan pencegahan sesuai protokol dan standar dari WHO.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Dukcapil Kepri Sardison di Tanjungpinang, Rabu 16 Juni 2021 mengatakan, relawan itu tersebar di lima kabupaten, antara lain 1.609 orang di 36 desa di Kabupaten Bintan, 1.460 relawan di 42 desa di Kabupaten Karimun.

Kemudian, 2.191 relawan di 70 desa di Kabupaten Natuna, 3.129 relawan di 75 desa di Kabupaten Lingga, dan 1.914 relawan di 52 desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Baca Juga :  Gaji Guru Honorer di Kepri Naik pada 2023, Kini Jadi Rp2,5 Juta per Bulan

Sardison menjelaskan relawan desa ini di luar dari jumlah relawan yang berkoordinasi dengan posko lawan COVID-19 kelurahan yang ada di kota.

“Harus dipisahkan. Relawan desa lawan COVID-19 ini berada di tingkat kabupaten yang memiliki desa, tidak termasuk di tingkat kota,” kata Sardison, dilansir dari ANTARA.

Sardison menyampaikan kebutuhan operasional relawan desa lawan COVID-19 bersumber dari dana desa, APBD, dan sumbangan lain dari pihak ketiga dan dikelola sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang baik (transparan dan akuntabel).

Baca Juga :  Bintan dan Natuna Terapkan PPKM Level 3

“Anggaran operasional masuk dalam anggaran dana desa. Ini sesuai arahan Kemendes PDTT, sekian persen dari dana desa untuk desa lawan COVID-19,” jelas Sardison.

Dia menyebut Bupati tinggal memantau apakah dana untuk desa lawan COVID-19 ini sudah tersedia atau belum.

Berdasar Surat Edaran Nomor 8 tahun 2020 Kemendes PDTT, katanya, Desa Tanggap COVID-19 selain mengedukasi masyarakat terkait COVID-19, relawan ini juga bertugas untuk memastikan tidak adanya kerumunan banyak orang.

Baca Juga :  Bintan Kini Zona Oranye, Susul Batam dan Tanjungpinang

Relawan yang diketuai oleh kepala desa ini berhak untuk tidak memberikan izin kepada semua kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Sardison turut menambahkan bahwa dana desa lawan COVID-19 yang dianggarkan melalui dana desa bersifat stimulus.

“Tentunya kita berharap partisipasi masyarakat karena dana yang disediakan melalui dana desa tidak akan cukup,” tutup Sardison. (ET)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru