Pembukaan Perbatasan Batam-Singapura Tertunda Karena Ini

- Publisher

Sabtu, 11 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Rencana pembukaan perbatasan Batam-Singapura kembali tertunda.

Hal ini dikarenakan tingkat vaksinasi belum sesuai dengan persyaratan dari negeri jiran sebesar 80 persen.

“Kita sudah melakukan persiapan pembukaan perbatasan. Karena vaksin belum lengkap, maka agak terulur,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi dilansir dari ANTARA, Jumat 10 September 2021.

Karenanya pemerintah terus menggesa pelaksanaan vaksinasi di penjuru kota kepulauan itu.

BACA JUGA:  Chemistry di Panggung Deklarasi: Amsakar-Li Claudia Harmoni Pimpin Batam

Rudi juga menyatakan Pemerintah Singapura berencana memberikan 60.000 dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca untuk warga Kota Batam Kepulauan Riau, demi mempercepat pembentukan kekebalan tubuh komunal di daerah itu. Namun, penyaluran vaksin masih menunggu dari Singapura.

Ia mengatakan apabila vaksin itu sudah tiba di Batam, maka akan diperuntukkan pada pemberian vaksin dosis kedua.

“Dengan bantuan 60.000 dosis vaksin, lumayan bisa mempercepat vaksinasi, bisa mencapai 90 persen. Dulu Batam ditargetkan 70 persen. Kalau bisa 100 persen, kenapa tidak,” kata dia.

BACA JUGA:  Disperindag Batam Edukasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Terapkan Protokol Kesehatan

Singapura memberikan beberapa syarat untuk pembukaan perbatasan, di antaranya vaksinasi dan tingkat penularan COVID-19 yang landai.

Saat ini, kata dia, sekitar 76,8 persen warga Batam telah divaksinasi COVID-19.

Tingkat penularan COVID-19 pun terus melandai. Saat ini saja, tinggal 129 warga yang masih aktif positif COVID-19, itu pun sebagian besar menjalani isolasi mandiri.

BACA JUGA:  Warga Pulau Galang Diserbu Jutaan Lalat

“Hari ini BOR di bawah 10. Sebanyak 48 orang di opname,” kata dia.

Kasus COVID-19 di Batam sudah menurun drastis. Meski begitu, Rudi mengingatkan warga untuk tetap menjalankan protokol kesehatan agar kasus tidak kembali melonjak.

“Kalau ketersediaan vaksin banyak, segera datang. Kita terus siapkan, mudah-mudahan Batam bisa 100 persen divaksinasi,” kata dia. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Kodam Mahmud Riayat Syah Segera Berdiri, Markasnya di Batam, Rionardo Jadi Pangdam
Dari Batam untuk Garuda! Pemko dan Ultras Garuda Ajak Warga Nobar Final Indonesia vs Thailand
Ekonomi Tumbuh 7,28 Persen, Investasi Rp40 Triliun: Batam Kian Dilirik Dunia
Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Suhendri Ditunjuk sebagai Kapolda Kepri
Amsakar Achmad Tegaskan Penanganan Banjir Jadi Perhatian Serius, 167 Titik Jadi Prioritas
BP Batam Siapkan Penguatan Struktur Jalan Gajah Mada, Pergerakan Tanah Dipantau di 50 Titik Tanjakan Vista
Bright By PLN Batam Segera Diluncurkan, Urusan Listrik Makin Mudah dari Genggaman Lewat Digital
Batam Masuk 10 Besar Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Kodam Mahmud Riayat Syah Segera Berdiri, Markasnya di Batam, Rionardo Jadi Pangdam

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Dari Batam untuk Garuda! Pemko dan Ultras Garuda Ajak Warga Nobar Final Indonesia vs Thailand

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Suhendri Ditunjuk sebagai Kapolda Kepri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Amsakar Achmad Tegaskan Penanganan Banjir Jadi Perhatian Serius, 167 Titik Jadi Prioritas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:46 WIB

BP Batam Siapkan Penguatan Struktur Jalan Gajah Mada, Pergerakan Tanah Dipantau di 50 Titik Tanjakan Vista

Berita Terbaru