BRGM: Rehabilitasi Mangrove di Kepri Tingkatkan Usaha Nelayan

- Publisher

Senin, 27 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: ANTARA)

(Foto: ANTARA)

INIKEPRI.COM – Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) menyatakan, rehabilitasi mangrove yang dilakukan lembaga tersebut dinilai mendukung pengembangan usaha para nelayan di Desa Resun Pesisir, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri).

“Wilayah tersebut memang dikenal memiliki potensi yang cukup besar di bidang perikanan, sehingga penanaman mangrove pun dinilai sangat mendukung bagi pengembangan usaha tersebut, ” ujar Sekretaris BRGM, Ayu Dewi Utari dalam keterangannya dilansir dari ANTARA, Minggu 26 September 2021.

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rehabilitasi Mangrove yang dijalankan BRGM, tambahnya, adalah Penanaman Bibit Mangrove yang berbasis masyarakat sehingga bisa jadi tambahan penghasilan baru bagi masyarakat. Ekosistem terjaga, masyarakat sejahtera.

BACA JUGA:  Emak-Emak di Dabo Nyatakan Siap Menangkan Erwan di Pileg 2024

Selain itu, rehabilitasi mangrove juga merupakan salah satu upaya melindungi negara, karena kerusakan mangrove dapat mempengaruhi perubahan iklim di Indonesia dan juga dunia.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Berkah, Muslim mengatakan jika program rehabilitasi mangrove sangat membantu perekonomian warga. Bahkan, masyarakat kini begitu bersemangat secara bersama-sama menjaga mangrove agar tidak ada yang menebangnya secara liar.

BACA JUGA:  Berkat Aspirasi Cen Sui Lan, Warga Desa Cempa di Lingga Terima Manfaat Program BSPS

“Selama saya bawa program ini, warga cukup terbantu dari segi ekonomi. Rata-rata warga di sini mata pencahariannya nelayan, sudah pasti mereka happy karena ikan akan meningkat di dekat mangrove,” ujarnya.

Dalam waktu 65 hari, KTH Berkah berhasil menanam 35 hektare di Desa Resun Pesisir, Kabupaten Lingga dengan 115.000 bibit mangrove yang dibeli langsung dari warga sekitar.

“Semua warga di sini kita berdayakan. Nah karena mereka dari dulu sudah paham cara pembibitan mangrove, jadi bibit mangrove ini kita beli dari warga, harga bibitnyaRp700 per biji,” katanya.

BACA JUGA:  Soal Penunjukan dan Pelantikan OPD di Lingga, Wabup Neko: Saya Tidak Dilibatkan

“Kami juga berharap ada program BRGM selanjutnya agar masyarakat juga lebih senang lagi dalam meningkatkan penghasilan mereka. Misalnya bantuan tambak udang dan kepiting yang menjadi andalan warga di sini,” harap Muslim.

Seperti diketahui, Kepulauan Riau adalah salah satu provinsi target rehabilitasi mangrove BRGM. Di mana tahun ini luasan target rehabilitasi mangrove di Kepri adalah 5.500 hektare. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Police Go To School di Lingga, Polisi Edukasi Pelajar Soal Keselamatan Berkendara
Cegah Karhutla, Polres Lingga Gencarkan Edukasi Lewat Spanduk Imbauan
Operasi Ketupat Seligi 2026, Polres Lingga Jamin Keamanan Penumpang di Pelabuhan Jagoh
Pesantren Ramadan di MTs Aqidatunnajin Berbuah Enam Kali Khatam Al-Qur’an
Safari Ramadan PMKL Lingga, Salurkan Sembako untuk Warga Kampung Semalir
MIN Lingga Utus Enam Siswa Ikuti Ramadan Fest di Ponpes Tahfizh Baitul Quran
Stop Perundungan! Satreskrim Polres Lingga Edukasi Pelajar Lingga Cegah Bullying Lewat Program “Speak Up, Stop Bullying”
MTsN Lingga Juara 1 Basket Putri di POS XI 2026, Torehkan Prestasi Membanggakan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 12:46 WIB

Police Go To School di Lingga, Polisi Edukasi Pelajar Soal Keselamatan Berkendara

Jumat, 3 April 2026 - 07:59 WIB

Cegah Karhutla, Polres Lingga Gencarkan Edukasi Lewat Spanduk Imbauan

Selasa, 24 Maret 2026 - 08:39 WIB

Operasi Ketupat Seligi 2026, Polres Lingga Jamin Keamanan Penumpang di Pelabuhan Jagoh

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:00 WIB

Pesantren Ramadan di MTs Aqidatunnajin Berbuah Enam Kali Khatam Al-Qur’an

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:28 WIB

Safari Ramadan PMKL Lingga, Salurkan Sembako untuk Warga Kampung Semalir

Berita Terbaru