Suami Tak di Rumah, Istri Sering Main Kuda-kudaan dengan Pria Idaman Lain

- Publisher

Senin, 27 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Radar Banten)

(Foto: Radar Banten)

INIKEPRI.COM – Suami mana yang tak murka mengetahui istrinya berselingkuh dengan lelaki lain.

Itulah yang dirasakan FS (30). Pria asal Kampung Cicalang, Kelurahan Kadomas, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Karena hal itu, FS mengeroyok pria selingkuhan istrinya hingga tewas, Kamis (23/9) dini hari.

Peristiwa berdarah ini terjadi saat NS, istri FS mengaku telah menjalin asmara dengan pria lain.

FS awalnya tahu kalau sang istri berselingkuh saat memeriksa ponsel. FS menemukan bekas panggilan keluar dan video melalui aplikasi WhatsApp.

Panggilan itu hanya ditujukan kepada satu nomor ponsel. Yakni, nomor milik Yudi Apriadi. Lantaran curiga, FS meminta istrinya menghubungi Yudi untuk datang ke rumahnya.

BACA JUGA:  Gempa Sumatera Barat, Jadi yang ke-10 Sejak 1835

Sebelum Yudi datang, FS memanggil kerabatnya ES, UN, EK (25), dan rekannya, DI. Yudi yang tak menyadari perangkap tersebut, menyanggupi permintaan NS. Apalagi, Yudi tidak mengetahui FS sedang berada di rumah.

Saat tiba di rumah FS, Yudi langsung masuk ke ruang tengah. Tetapi, Yudi tidak menyangka FS yang menemuinya.

FS kemudian memerintahkan istrinya dan Yudi untuk duduk di ruang tengah. Keduanya pun langsung dinterograsi.

Keduanya mengakui perselingkuhan tersebut dan telah sering main ‘kuda-kudaan’ di rumah.

Usai mendengar pengakuan keduanya, ES menjemput ayah kandung Yudi berinisial MI. Saat MI datang, FS langsung menceritakan perbuatan Yudi.

BACA JUGA:  Istri Polisi Kepergok Indehoy dengan Sekuriti, Ini Sosoknya

Kesal mendengar ulah bejat anaknya, MI sontak memukuli korban. Insiden itu ikut memancing emosi FS. Dia bersama ES, EK, ENG dan ING ikut memukuli korban.

Yusi yang dikeroyok jatuh pingsan. Dia kemudian dibawa ke Klinik Mulyajati. Namun, nyawanya sudah tidak tertolong.

“Untuk motifnya, berdasarkan keterangan dari tersangka FS, yaitu adanya perselingkuhan yang dilakukan oleh korban (Yudi Apriadi -red) dengan istri tersangka FS yang berinisial NS,” kata Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Fajar Maulidi dilansir dari Radar Banten via JPNN, Minggu (26/9).

BACA JUGA:  Emosi Disalip, Oknum PNS Hajar Mobil Jenderal Polisi

Kematian korban pun sampai ke telinga aparat kepolisian. Tim Opsnal Satreskrim Polres Pandeglang langsung mendatangi dan menangkap FS di kediamannya.

Sementara EK diantar keluarganya menyerahkan diri ke Mapolres Pandeglang. Sementara dua pelaku lain masih dalam pengejaran.

“Sementara untuk dua tersangka lainnya masih DPO,” kata Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah.

Kini, FS dan EK mendekam di sel tahanan Mapolres Pandeglang. Mereka disangka melanggar Pasal 338, 170, atau 351 ayat (3) KUH Pidana. Keduanya terancam pidana maksimal 15 tahun penjara. (AFP/JPNN)

Berita Terkait

Siswa Mundur Jadi Sorotan, Cen Sui Lan Minta Sekolah Rakyat Perkuat Pengasuhan dan Fasilitas
Dari Hilirisasi Silika hingga Direct Flight, Ansar Dorong Natuna Buka Akses Ekonomi ke Vietnam
Mooncake Festival Meriah, Amsakar Bicara Potensi Budaya untuk Gerakkan Ekonomi Batam
18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima
Cegah Banjir, Batam Rutin Normalisasi Drainase hingga Siapkan Kolam Retensi 2027
Cuaca Kepri Senin 28 September, BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Batam hingga Anambas Hari Ini
HMI Natuna Dukung ANRC yang Digagas Raja Mustakim Kawal Hak Daerah, DBH Migas Harus Berbasis Data
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:41 WIB

Siswa Mundur Jadi Sorotan, Cen Sui Lan Minta Sekolah Rakyat Perkuat Pengasuhan dan Fasilitas

Senin, 28 September 2026 - 16:20 WIB

Dari Hilirisasi Silika hingga Direct Flight, Ansar Dorong Natuna Buka Akses Ekonomi ke Vietnam

Senin, 28 September 2026 - 10:57 WIB

Mooncake Festival Meriah, Amsakar Bicara Potensi Budaya untuk Gerakkan Ekonomi Batam

Senin, 28 September 2026 - 07:22 WIB

18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima

Senin, 28 September 2026 - 06:49 WIB

Cuaca Kepri Senin 28 September, BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Batam hingga Anambas Hari Ini

Berita Terbaru