Pelni Kembali Layani Penumpang di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang

- Publisher

Jumat, 1 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Dok. Pelni)

(Foto: Dok. Pelni)

INIKEPRI.COM – PT Pelni Cabang Tanjungpinang beroperasi kembali melayani penumpang seiring dibukanya operasional Pelabuhan Sri Bayintan Kijang di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, setelah sekitar dua tahun ditutup akibat pandemi COVID-19.

Beroperasinya Pelabuhan Sri Bayintan Kijang ditandai dengan Surat Keputusan Plt Bupati Bintan Robby Kurniawan tertanggal 23 September 2021.

“Alhamdulillah, kami menyambut baik keputusan Bupati Bintan. Memang ini yang ditunggu-tunggu masyarakat, khususnya penumpang Pelni,” kata Kepala Operasional Pelni Cabang Tanjungpinang, Suharto, dilansir dari ANTARA, Jumat 1 Oktober 2021.

BACA JUGA:  14 Kepala Puskesmas di Bintan Kembalikan Uang Korupsi Insentif Nakes, Sejumlah Rp 2,1 Miliar

Menurut Suharto, Pelni sudah menyiapkan pelayaran perdana menggunakan kapal KM Umsini pada 6 Oktober 2021, dengan rute Kijang-Tanjung Priok-Surabaya-Makassar-Maumere-Larantuka-Lawoleba-Kupang. “Kapal pulang pergi dari Kijang ke Kupang,” ucapnya.

Sesuai surat edaran Pemkab Bintan, katanya, calon penumpang Pelni harus mematuhi protokol kesehatan keberangkatan, antara lain wajib tes usap antigen/PCR, sudah divaksin, dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

BACA JUGA:  Pelni Kaji Rute Belawan - Batam Jadi Dua Kali Seminggu

Pada aplikasi PeduliLindungi, lanjut dia, dapat dideteksi apakah calon penumpang sudah dites usap antigen/PCR dan divaksin atau belum. Kalau belum, calon penumpang tidak diperkenankan berangkat.

“Kami terus sosialisasikan ini melalui media sosial, media massa, serta kepada calon penumpang saat membeli tiket di loket kantor Pelni,” ungkap Suharto.

Sementara itu, dibukanya pelayanan penumpang di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang disambut antusias oleh pedagang kecil yang biasa berjualan di sekitar area pelabuhan tersebut.

BACA JUGA:  DPC GMNI Tanjungpinang - Bintan Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Tembeling

Maklum saja, dua tahun pelabuhan itu ditutup imbas pandemi COVID-19, yang membuat para pedagang tidak bisa berjualan dan hasilnya tidak ada pemasukan sama sekali.

“Sudah tak sabar menyambut pelayaran perdana kapal Pelni. Biar bisa jualan dan ada pemasukan buat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata seorang pedagang kuliner, Lis. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Sofea Adiba Meldja Harumkan MIN 1 Bintan di Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Bintan
Job Fair Bintan 2026 Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan
Tragis! Pria 33 Tahun di Bintan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ada Dugaan Masalah Utang
AMSI Kepri dan Kantor Bahasa Kepri Siap Bersinergi Perkuat Literasi di Era Digital
Job Fair Bintan 2026 Dibuka 12 Juni, Tersedia 1.309 Lowongan dari 11 Perusahaan
Pemkab Bintan Buka Beasiswa Dokter Spesialis 2026, Siapkan Dana Rp200 Juta per Tahun
Kesempatan Emas! Pemkab Bintan Buka Beasiswa 2026, Ini Kesalahan Sepele yang Bikin Pendaftar Gagal
Menteri Trenggono Resmikan PT BIG di Kijang, Ansar Ahmad Optimistis Ekonomi Maritim Kepri Melesat

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:05 WIB

Sofea Adiba Meldja Harumkan MIN 1 Bintan di Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Bintan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Job Fair Bintan 2026 Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tragis! Pria 33 Tahun di Bintan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ada Dugaan Masalah Utang

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:22 WIB

AMSI Kepri dan Kantor Bahasa Kepri Siap Bersinergi Perkuat Literasi di Era Digital

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:22 WIB

Job Fair Bintan 2026 Dibuka 12 Juni, Tersedia 1.309 Lowongan dari 11 Perusahaan

Berita Terbaru