Pernah Terendam Hingga 1 Meter, Kampung Purwodadi Kini Dikebut Bebas Banjir

- Publisher

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat melaksanakan pembersihan kawasan sungai di Kampung Purwodadi, Sungai Lekop, Bintan Timur, Senin (27/7/2026). Pemprov Kepri melalui Dinas PUPP tahun 2026 ini melaksanakan pembangunan kanal banjir. Foto: Dinas PUPP Kepri

Alat berat melaksanakan pembersihan kawasan sungai di Kampung Purwodadi, Sungai Lekop, Bintan Timur, Senin (27/7/2026). Pemprov Kepri melalui Dinas PUPP tahun 2026 ini melaksanakan pembangunan kanal banjir. Foto: Dinas PUPP Kepri

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali melanjutkan upaya pengendalian banjir di Kampung Purwodadi, Sungai Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan.

Setelah penanganan tahap awal menunjukkan hasil yang positif, tahun ini pembangunan kanal banjir kembali dilaksanakan untuk memastikan kawasan permukiman warga benar-benar terbebas dari genangan.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepulauan Riau, pembangunan kanal banjir sepanjang kurang lebih 275 meter mulai dikerjakan sebagai lanjutan proyek yang telah dilaksanakan pada 2025.

Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Dona Astrina, menjelaskan pekerjaan tahun ini difokuskan pada penyempurnaan sistem pengendalian banjir yang telah dibangun sebelumnya.

BACA JUGA:  SIBADANG Resmi Diluncurkan, Kepri Siap Membangun Kesehatan Dari Tingkat Dasar

“Pada tahap lanjutan ini, pekerjaan meliputi pemasangan batu miring pada saluran, normalisasi alur sungai, serta perbaikan saluran yang mengalami kerusakan. Langkah ini dilakukan agar kapasitas aliran air semakin baik dan mampu mengurangi potensi genangan di kawasan permukiman,” ujar Dona di Tanjungpinang, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan proyek tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2026 dengan nilai sekitar Rp970,96 juta dan ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender.

Kampung Purwodadi menjadi salah satu kawasan yang selama ini dikenal rawan banjir. Peristiwa paling parah terjadi pada 2021 ketika hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air meluap hingga merendam permukiman warga.

BACA JUGA:  Di Bintan, Ayah Ancam dengan Pisau Saat Gagahi Anak Kandung

Saat itu banjir menggenangi kawasan mulai dari Jalan Korindo hingga Jalan Nusantara. Tidak hanya rumah penduduk, lahan perkebunan milik masyarakat juga ikut terendam dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter sehingga aktivitas warga sempat lumpuh.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mulai melakukan penanganan secara bertahap sejak 2021 melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kepri.

Selanjutnya pada 2025, penanganan diteruskan oleh Dinas PUPP Kepri dengan memprioritaskan normalisasi sungai yang berada paling dekat dengan kawasan permukiman yang terdampak paling parah.

BACA JUGA:  Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik, Gubernur Ansar Rotasi dan Promosi Pejabat Pemprov Kepri

Menurut Dona, hasil pekerjaan tahap pertama memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap pengurangan banjir.

“Setelah pekerjaan tahun 2025 selesai dilaksanakan, hasilnya sangat signifikan. Hingga akhir tahun 2025, banjir sudah tidak lagi merendam kawasan permukiman warga yang sebelumnya selalu menjadi titik terdampak,” ungkapnya.

Karena itu, pembangunan lanjutan pada 2026 diarahkan untuk menyempurnakan sistem pengendalian banjir agar perlindungan terhadap kawasan permukiman semakin optimal.

“Kami berharap setelah pembangunan dan perbaikan kanal ini selesai, kawasan Kampung Purwodadi beserta wilayah di sekitarnya dapat benar-benar bebas dari banjir sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman,” tutup Dona.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Membanggakan! Dendy Setiawan Nugroho, Siswa MTs Madani Tebuireng Bintan Juara 1 Olimpiade Matematika Nasional
Datang ke KUA Bintan Timur untuk Bercerai, Pasangan Ini Pulang Membawa Tekad Mempertahankan Rumah Tangga
Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia Kedepankan Transformasi Layanan Investasi: Investor Global Semakin Melirik Batam
KUA Bintan Timur Hadirkan Layanan 4 in 1, Pasangan Pengantin Langsung Terima Dokumen Kependudukan
Sofea Adiba Meldja Harumkan MIN 1 Bintan di Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Bintan
Job Fair Bintan 2026 Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan
Tragis! Pria 33 Tahun di Bintan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ada Dugaan Masalah Utang
AMSI Kepri dan Kantor Bahasa Kepri Siap Bersinergi Perkuat Literasi di Era Digital

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:42 WIB

Membanggakan! Dendy Setiawan Nugroho, Siswa MTs Madani Tebuireng Bintan Juara 1 Olimpiade Matematika Nasional

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Datang ke KUA Bintan Timur untuk Bercerai, Pasangan Ini Pulang Membawa Tekad Mempertahankan Rumah Tangga

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia Kedepankan Transformasi Layanan Investasi: Investor Global Semakin Melirik Batam

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:07 WIB

Pernah Terendam Hingga 1 Meter, Kampung Purwodadi Kini Dikebut Bebas Banjir

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:35 WIB

KUA Bintan Timur Hadirkan Layanan 4 in 1, Pasangan Pengantin Langsung Terima Dokumen Kependudukan

Berita Terbaru