Pasien RSKI COVID-19 Pulau Galang Melahirkan Bayi Perempuan

- Publisher

Selasa, 19 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Melahirkan / Foto: Istimewa

Ilustrasi Melahirkan / Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) COVID-19 Pulau Galang Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau melahirkan bayi dengan selamat pada Senin 18 Oktober 2021, sekitar pukul 01.30 WIB.

“Pada 18 Oktober 2021 di Ruang Karantina A RSKI Galang, pukul 01.30 WIB, telah lahir bayi perempuan anak ke-3 dari pasangan Kurni (28) dan Muh (32),” kata Kepala RSKI COVID-19 Pulau Galang Kota Batam Kolonel Khairul Ihsan Nasution dilansir dari ANTARA.

BACA JUGA:  Viral! Avanza Putih Dicoret Pilox 'Lont*' di Parkiran Hotel Pacific

Proses persalinan dijalani Kurni relatif lancar dengan dibantu bidang relawan di RSKI dan didampingi suami pasien.

Saat ini, ibu dan anak dalam kondisi relatif baik, tanpa keluhan apa pun.

Saat melahirkan, pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 sedang menjalani isolasi hari ke-10, namun belum menjalani tes usap PCR yang kedua.

Ketika pendataan, Kurni mengaku sedang hamil namun tidak pernah kontrol kehamilan. Dari pemeriksaan yang dilakukan bidan berdasarkan hari pertama haid terakhir, usia kandungan pasien diperkirakan 32-33 minggu, sedangkan saat persalinan, usia kandungan sekitar 33-34 minggu.

BACA JUGA:  Warga Kepri ke Singapura Diimbau untuk Terapkan Prokes

“Kurang lebih seperti itu (prematur), tapi kalau dari observasi, evaluasi, anaknya sudah cukup bulan,” kata dia.

Bayi yang lahir dini hari itu diberi nama Karina, diambil dari tempatnya lahir, Ruang Karantina A RSKI COVID-19 Pulau Galang.

Ia mengatakan saat ini bayi Karina masih dalam proses penanganan injeksi vitamin K, dibantu petugas puskesmas terdekat, karena RSKI Pulau Galang memiliki keterbatasan perlengkapan.

BACA JUGA:  Sat Resnarkoba Barelang Amankan 11,5 KG Sabu, 46.340 Jiwa Terselamatkan!

Ditanya mengenai rencana pemulangan, pihaknya masih akan mengevaluasi kondisi anak dan ibu pasca-persalinan.

Dalam kesempatan itu, ia menceritakan kronologis kejadian. Pada 18 Oktober 2021, sekitar pukul 00.30 WIB, pasien menghubungi perawat yang bertugas mengatakan bahwa perutnya sakit dan mulas.

Perawat memanggil bidan RSKI untuk melakukan pemeriksaan. Ternyata pasien sudah mengalami kontraksi dan siap untuk melahirkan.

Bayi lahir pukul 01.30 WIB dalam keadaan sehat dengan berat badan 3.000 gram dan panjang badan 49 cm. (ER/ANTARA)

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi
DPRD Batam Setujui Ranperda Pengelolaan Sampah, Fokus pada Sistem Terpadu
BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3
Kritik Boleh, Provokasi Jangan: Pesan Iman Sutiawan di Tengah Polemik Blackout
BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha
Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Kasus Blackout Batam-Bintan
Polsek Belakang Padang Edukasi Pelajar MTsN 2 Batam soal Lalu Lintas dan Pendidikan Lanjutan
Perbaikan Jalan Depan Hotel Vista Dilakukan Menyeluruh, BP Batam Imbau Pengendara Berhati-Hati

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:42 WIB

DPRD Batam Setujui Ranperda Pengelolaan Sampah, Fokus pada Sistem Terpadu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kritik Boleh, Provokasi Jangan: Pesan Iman Sutiawan di Tengah Polemik Blackout

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:30 WIB

BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Kasus Blackout Batam-Bintan

Berita Terbaru