Anak Usia 6-11 Tahun di Tanjungpinang akan Segera Divaksin

- Publisher

Sabtu, 6 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjungpinang tengah mempersiapkan perluasan target sasaran vaksinasi untuk anak-anak usia 6-11 tahun.

Hal ini, seiring dengan diterbitkan izin penggunaan vaksin COVID-19 Sinovac oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Rencananya, pemberian vaksin COVID-19 kepada anak usia 6-11 tahun di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau akan dilaksanakan pada 2022 mendatang.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Tanjungpinang Sri Handono Surparmadi mengatakan, saat ini satuan tugas (satgas) covid-19 kota Tanjungpinang melalui perangkat RT dan RW tengah mendata anak-anak yang menjadi sasaran vaksinasi sembari menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

BACA JUGA:  Plt. Wali Kota Tanjungpinang Harapkan Peran CSR Perusahaan Bisa Bantu Warga Sekitar

“Sekarang belum dapat juknisnya dari Kemenkes, itu buat kesiapan kita saja, untuk antisipasi data yang dibutuhkan nanti,” kata Handono Surparmadi, Jumat (5/11/2021).

BACA JUGA:  Gawat! Kata Satgas, Data pasien Meninggal Karena COVID-19 di Kepri Belum Akurat

Handono menuturkan, semua teknis vaksinasi mulai dari ketentuan sebelum disuntik, jarak antara dosis pertama dan kedua, hingga jenis vaksin yang digunakan semuanya diatur dalam juknis dari Kemenkes.

“Iya, karena pasti ada syarat dan ketentuan sebelum vaksinasi termasuk dosis dan waktu vaksin 1 dan ke 2 selang berapa lama,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Koordinator Vaksinasi COVID-19 Kota Tanjungpinang, Riono, saat ini belum ada arahan dari pusat berupa surat resmi pelaksanaan vaksinasi untuk anak di Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Gelar Bazar Ramadhan 1444 H di Lapangan Pamedan

Sebagai persiapan pihaknya sudah meminta dinas pendidikan untuk mendata jumlah siswa sekolah dasar (SD) dan petugas kecamatan agar mendata jumlah anak usia 6-11 tahun yang ada di wilayahnya.

“Kita berjaga-jaga, jika nanti datanya diperlukan, kita sudah punya. Sedia payung sebelum hujan,” sebut dia. (ET)

Berita Terkait

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Berita Terbaru