Dewi Ansar Buka Secara Resmi Kick Off Program Inkubasi Wastra Kepri 2025

- Publisher

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Dewi Kumalasari Ansar, secara resmi membuka kegiatan Kick Off Program Inkubasi Wastra Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dekranasda Kepri, Tanjungpinang, pada Selasa (20/5). Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Dewi Kumalasari Ansar, secara resmi membuka kegiatan Kick Off Program Inkubasi Wastra Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dekranasda Kepri, Tanjungpinang, pada Selasa (20/5). Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Dewi Kumalasari Ansar, secara resmi membuka kegiatan Kick Off Program Inkubasi Wastra Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dekranasda Kepri, Tanjungpinang, pada Selasa (20/5).

Dalam sambutannya, Dewi Kumalasari Ansar menyampaikan bahwa Program Inkubasi Wastra bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah kesempatan emas bagi para pengrajin lokal untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jejaring, serta memperkenalkan produk wastra khas Kepri ke pasar yang lebih luas.

“Pelatihan ini membuka wawasan para peserta tentang tren fesyen global dan strategi pemasaran yang efektif, khususnya untuk menembus pasar ekspor. Transformasi wastra Kepri kini telah berkembang dari kain tradisional menjadi produk fesyen modern seperti blazer, jas, celana, hingga aksesori seperti topi dan tas,” ujar Dewi Ansar.

BACA JUGA:  TP-PKK Sulsel Berkunjung ke Kepri Untuk Mempelajari Pengelolaan Rumah Bahagia Bintan

Dewi Ansar juga menekankan bahwa adaptasi wastra terhadap selera pasar, terutama generasi muda, adalah peluang besar yang perlu terus dikembangkan. Namun demikian, menurutnya tantangan terbesar ke depan adalah menjaga kualitas produksi.

“Desain yang menarik harus didukung oleh hasil produksi yang rapi dan berstandar tinggi. Oleh karena itu, program ini sangat penting dalam meningkatkan kemampuan dan daya saing para pelaku industri kreatif kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto, menyampaikan bahwa Program Inkubasi Wastra 2025 merupakan bentuk sinergi konkret antara Bank Indonesia dengan pemerintah daerah, khususnya Dekranasda Kepri, dalam upaya mendorong peningkatan kapasitas UMKM.

BACA JUGA:  Satgas: 47,3 Persen Lansia di Kepri Meninggal Dunia Akibat COVID-19

“Bank Indonesia tidak hanya fokus pada stabilitas makroekonomi, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap penguatan UMKM, terutama yang mendukung pelestarian budaya dan penguatan ekonomi lokal,” ungkap Rony.

Rony menambahkan, tantangan global saat ini justru menjadi peluang bagi wastra daerah untuk tampil sebagai alternatif fashion yang berkelanjutan dan bernilai tinggi.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin UMKM Kepri tidak hanya unggul dari sisi kreativitas desain, tetapi juga kuat dalam aspek produksi dan strategi pemasaran, sehingga mampu bersaing dalam event nasional hingga internasional,” tambahnya.

BACA JUGA:  Wawako Endang Pimpin Rapat Evaluasi Program Smart City Tanjungpinang

Sebagai informasi, Program Inkubasi Wastra 2025 diikuti oleh sekitar ± 25 peserta terpilih dari berbagai daerah di Kepulauan Riau. Para peserta akan menjalani pelatihan intensif yang terbagi dalam dua kelas, yakni desain dan produksi. Pelatihan ini memanfaatkan tekstil tradisional Kepri dan didampingi oleh mentor-mentor berpengalaman.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kadisperindag Kepri Aries Fhariandi, Kadis UMKM Kepri Riki Rionaldi, Karo Pemerintah Kepri Zulhendri, Kadispar Kepri Guntur Sakti, Kepala Kakanwil Kemenkumham Kepri diwakili Kepala Divisi Pelayanan Hukum Hot Mulian Silitonga, Narasumber Inkubasi Wastra Wignyo Rahadi dan pada pengurus Dekranasda Kepri.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru